Bulog Kalteng Sudah Serap 3.803 Ton Gabah Petani di Kapuas, Target 2026 Tembus 57 Persen

Penulis: Hendri Saputra  •  Kamis, 09 Juli 2026 | 17:41:01 WIB
Panen raya padi di Kabupaten Kapuas meliputi luas lahan 25.817 hektare pada tahun 2026.

DI YOGYAKARTA — Panen raya padi tengah berlangsung di empat kecamatan di Kabupaten Kapuas, dengan total luas lahan panen mencapai 25.817 hektare. Empat sentra produksi itu meliputi Kecamatan Bataguh (8.643 hektare), Kapuas Kuala (8.674 hektare), Tamban Catur (4.027 hektare), dan Kapuas Timur (4.472 hektare).

Pemimpin Wilayah Bulog Kalteng, Erwin Budiana, mengatakan pihaknya berkomitmen menyerap hasil panen petani secara maksimal di daerah tersebut. "Bulog berkomitmen untuk mengoptimalkan penyerapan hasil pertanian di Kalteng, termasuk salah satunya di Kabupaten Kapuas sebagai daerah lumbung pangan," kata Erwin saat panen raya di Desa Terusan Mulya, Kecamatan Bataguh, Selasa (8/7/2026).

Harga Gabah Dijamin Rp6.500 per Kilogram

Untuk menjaga daya beli petani, Bulog memastikan pembelian gabah mengacu pada Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram. Kebijakan ini diharapkan memberikan kepastian harga di tengah fluktuasi musim panen.

Erwin optimistis realisasi penyerapan akan terus bertambah seiring masuknya musim panen di wilayah lain di Kapuas. "Oleh karena itu, bulog juga memastikan pembelian gabah petani tetap mengacu pada HPP," pungkasnya.

Kapuas, Lumbung Pangan yang Jadi Andalan

Kabupaten Kapuas selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung pangan utama di Kalimantan Tengah. Dengan luas panen yang mencapai puluhan ribu hektare, daerah ini menjadi prioritas Bulog dalam menyerap gabah guna mendukung ketahanan pangan nasional.

Hingga awal Juli 2026, realisasi penyerapan setara beras di Kapuas sudah mencapai 1.945 ton dari target tahunan 3.364 ton. Artinya, masih ada sisa sekitar 1.419 ton setara beras yang harus dikejar hingga akhir tahun.

Keberhasilan Bulog menyerap gabah petani di Kapuas menjadi sinyal positif bagi stabilisasi harga beras di tingkat nasional. Jika target tahunan tercapai, pasokan beras dari Kalteng akan memperkuat cadangan pangan pemerintah, terutama saat menghadapi musim kemarau atau gangguan distribusi.

Reporter: Hendri Saputra
Sumber: halodayak.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top