KSP Dorong 75.000 Desa Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru, Koperasi Jadi Tulang Punggung

Penulis: Indra Firmansyah  •  Selasa, 14 Juli 2026 | 09:23:31 WIB
Kepala Staf Kepresidenan menyampaikan target pengembangan 75.000 desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru dalam acara pelantikan pengurus PABPDSI di Purwakarta.

DI YOGYAKARTA — Target ambisius ini disampaikan Dudung saat menghadiri pelantikan Pengurus Pusat Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) di Purwakarta, Senin (15/4). Menurutnya, desa tidak bisa lagi dipandang sekadar hinterland atau wilayah penyangga kota.

"Desa juga harus dipandang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Di samping potensi sumber daya alam, kekuatan utama desa terletak pada modal sosial berupa budaya gotong royong, musyawarah, solidaritas, dan rasa saling percaya," ujar Dudung dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta.

Koperasi dan Infrastruktur Jadi Fondasi

Dudung menjelaskan, strategi pengembangan ekonomi desa tidak bisa dilakukan setengah hati. Pemerintah akan memfasilitasi pembangunan dari hulu ke hilir, mulai dari infrastruktur dasar hingga sistem ekonomi berbasis gotong royong melalui koperasi.

Inisiatif ini merupakan bagian dari implementasi Astacita keenam Presiden Prabowo Subianto. Poin tersebut secara spesifik menitikberatkan pembangunan dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan.

"Masa depan Indonesia ini sangat ditentukan oleh kemajuan dari 75.000 desa yang menjadi ruang hidup sebagian besar masyarakat Indonesia," tegasnya.

BPD Jadi Garda Depan Pengawasan

Dalam kesempatan yang sama, Dudung yang juga menjabat Ketua Dewan Pembina PP PABPDSI menyoroti peran strategis Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Lembaga ini dinilai memiliki posisi krusial untuk mengawal pelaksanaan program-program prioritas pemerintah di tingkat desa.

Ia berharap PABPDSI dan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) PABPDSI bisa menjadi pengawas yang efektif. "Mudah-mudahan PABPDSI dan IKA PABPDSI akan mengawal dan mengawasi dari desa sehingga program kegiatan desa yang dilaksanakan akan semakin sukses dan semakin maju untuk Indonesia Emas 2045," tutur Dudung.

Menteri hingga Bupati Hadiri Pelantikan

Pelantikan Pengurus Pusat PABPDSI Masa Bakti 2026-2032 berlangsung di Alun-Alun Pasanggrahan Pajajaran, Purwakarta. Acara ini turut dihadiri oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, serta Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein.

Kehadiran para pejabat tinggi ini menandakan bahwa program desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru bukan sekadar wacana, melainkan prioritas lintas kementerian yang akan dikawal langsung dari tingkat pusat hingga daerah.

Reporter: Indra Firmansyah
Sumber: jogja.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top