SLEMAN — Mazaraat Artisan Cheese Factory di Cangkringan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyerap susu segar dari peternak lokal untuk memproduksi keju artisan. Pabrik ini mengolah susu menjadi berbagai jenis keju premium dengan kapasitas produksi mencapai ratusan kilogram per hari. Langkah ini menjadi solusi bagi peternak sapi perah di lereng Merapi yang kerap menghadapi fluktuasi harga susu.
Pekerja terlihat menyelesaikan proses pembuatan keju artisan di pabrik yang berlokasi di kawasan Cangkringan, Selasa (14/7/2026). Susu segar yang dikumpulkan dari peternak sekitar langsung diolah dalam waktu singkat untuk menjaga kualitas. Keju yang diproduksi meliputi varietas seperti mozzarella, cheddar, dan keju lunak khas Eropa.
Setiap batch produksi membutuhkan ketelitian tinggi. Suhu, kelembapan, dan waktu fermentasi dikontrol ketat untuk menghasilkan cita rasa yang konsisten. Pabrik ini mempekerjakan tenaga lokal yang telah dilatih dalam teknik pembuatan keju artisan.
Keberadaan pabrik ini memberikan kepastian pasar bagi peternak sapi perah di Sleman. Sebelumnya, sebagian besar susu peternak dijual ke koperasi atau industri besar dengan harga yang kerap tidak stabil. Kini, Mazaraat menawarkan harga beli yang lebih kompetitif.
“Kami bisa menjual susu dengan harga lebih baik dibandingkan ke pengepul biasa. Pendapatan kami jadi lebih terjamin,” ujar salah satu peternak mitra pabrik. Pabrik juga memberikan pelatihan tentang standar kualitas susu yang harus dipenuhi.
Permintaan keju artisan di dalam negeri terus meningkat seiring pertumbuhan kelas menengah dan industri kuliner. Restoran, hotel, dan kafe di Yogyakarta dan sekitarnya menjadi pasar utama produk Mazaraat. Pabrik juga mulai merambah penjualan daring untuk menjangkau konsumen di luar Jawa.
Mazaraat Artisan Cheese Factory berencana menambah kapasitas produksi pada tahun depan. Rencana ini akan semakin memperkuat rantai pasok susu lokal dan menyerap lebih banyak tenaga kerja dari desa-desa di sekitar Cangkringan.