DI YOGYAKARTA — Bloomberg melaporkan Apple menargetkan perilisan iPad mini generasi baru berkode J510 pada musim gugur 2025, paling cepat Oktober. Tablet 8,3 inci ini akan menjadi model pertama di lini iPad mini yang menggunakan panel OLED, menggantikan layar LCD yang telah dipakai sejak 2015. Langkah ini disebut sebagai "perombakan terbesar iPad mini dalam setengah dekade."
Panel OLED pada iPad mini baru diprediksi masih menggunakan refresh rate tetap 60Hz, bukan teknologi ProMotion 120Hz seperti iPad Pro. Informasi ini sebelumnya disampaikan oleh pembocor yeux1122 melalui platform Weibo. Meski demikian, transisi ke OLED tetap membawa keunggulan kontras lebih tinggi dan warna lebih akurat dibandingkan LCD.
Bloomberg juga mencatat bahwa adopsi OLED berpotensi mendongkrak harga jual. iPad mini saat ini dibanderol mulai dari US$599 (sekitar Rp9,9 juta) setelah Apple menaikkan harga di berbagai lini produk beberapa pekan lalu. Sebelumnya, harga awal iPad mini adalah US$499 (sekitar Rp8,2 juta).
Apple tidak hanya menyiapkan iPad mini. Berikut jadwal produk lain berdasarkan laporan Bloomberg:
Bloomberg menegaskan Apple belum mengerjakan iPad dasar dengan layar OLED. Untuk model termurah itu, perusahaan masih akan menggunakan teknologi LCD yang lebih murah dalam waktu dekat.
Dalam laporan terpisah, Bloomberg mengonfirmasi Apple berencana memperbarui Apple Pencil tahun depan. Model baru dikabarkan akan memiliki baterai yang bisa diganti oleh pengguna—sebuah perubahan signifikan dari desain baterai internal yang ada saat ini.
iPad mini OLED jelas menyasar pengguna yang menginginkan tablet ringkas dengan kualitas layar terbaik. Namun, harga yang lebih tinggi dan ketiadaan ProMotion bisa menjadi pertimbangan, terutama jika dibandingkan dengan iPad Air atau iPad Pro yang lebih besar. Bagi pengguna Indonesia yang terbiasa dengan tablet 8 inci untuk membaca, gaming, atau mencatat, model ini layak ditunggu—asalkan anggaran siap sedikit lebih longgar.