KARANGASEM — Dua aksi pencurian sapi di Kecamatan Abang membuat peternak di Kabupaten Karangasem, Bali, resah. Kapolres Karangasem menyebut pihaknya telah menemukan titik terang dalam penyelidikan kasus yang meresahkan warga Gumi Lahar ini.
Belakangan ini, kasus pencurian ternak sapi membuat peternak di Karangasem resah. Dua laporan masuk terkait aksi pencurian di Abang, namun pelaku masih berkeliaran.
Kekhawatiran warga meningkat karena aksi pencurian terjadi berulang. Peternak mengaku waswas meninggalkan ternak di kandang, terutama pada malam hari.
Menanggapi situasi itu, Kapolres Karangasem angkat bicara. Ia menegaskan penyelidikan terus berjalan dan pihaknya telah mengantongi titik terang.
Kapolres belum merinci temuan tersebut. Ia hanya memastikan proses hukum terus berjalan dan pelaku akan segera ditangkap.
"Kami sudah mengantongi titik terang. Mohon doa dan dukungan dari masyarakat agar proses pengungkapan berjalan lancar," ujar Kapolres.
Sapi adalah aset berharga bagi peternak di Karangasem. Kehilangan satu ekor sapi berarti kerugian puluhan juta rupiah, setara modal usaha berbulan-bulan.
Kondisi geografis Karangasem yang berbukit dan banyak lahan kosong kerap dimanfaatkan pelaku untuk beraksi tanpa sepengetahuan pemilik. Warga berharap polisi segera mengamankan pelaku agar rasa aman kembali.
Kapolres berjanji akan terus memperbarui perkembangan kasus ini. Ia juga mengimbau peternak untuk lebih waspada dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di sekitar kandang.