YOGYAKARTA — Pergerakan penumpang kereta api di Daop 6 Yogyakarta pada Senin (1/6/2026) didominasi oleh aktivitas keberangkatan. Dari total 56.898 penumpang, sebanyak 30.710 orang tercatat berangkat dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 6, sementara 26.188 penumpang lainnya tiba di sejumlah stasiun tujuan.
Stasiun Tugu Yogyakarta menjadi titik dengan mobilitas tertinggi. Data mencatat 17.180 penumpang berangkat dan 14.357 penumpang tiba di stasiun tersebut. Aktivitas juga tinggi di Stasiun Lempuyangan dengan 5.490 penumpang berangkat dan 5.163 penumpang datang.
Stasiun Solo Balapan mencatat 4.101 penumpang berangkat dan 3.794 penumpang tiba. Sementara itu, Stasiun Klaten, Purwosari, dan Wates masing-masing melayani ribuan penumpang dengan komposisi keberangkatan yang lebih dominan.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI Daop 6 Yogyakarta mengoperasikan tujuh kereta api tambahan. Armada ini melayani rute dari dan menuju sejumlah kota besar, dengan kelas mulai dari ekonomi hingga eksekutif.
Feni Novida Saragih, Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, menyebut tingginya mobilitas pada hari terakhir libur panjang menunjukkan kereta api masih menjadi moda transportasi andalan masyarakat.
“Pada hari terakhir libur long weekend Iduladha dan Hari Lahir Pancasila, mobilitas masyarakat pengguna kereta api di wilayah Daop 6 Yogyakarta masih cukup tinggi. Jumlah keberangkatan hari ini meningkat hingga 100 persen dibandingkan kondisi normal pada hari Senin,” ujar Feni dalam keterangannya, Senin (1/6/2026).
KAI mengimbau masyarakat yang masih dalam perjalanan untuk memperhatikan jadwal keberangkatan dan datang lebih awal ke stasiun. Langkah ini untuk mengantisipasi keterlambatan akibat kepadatan lalu lintas di sekitar stasiun selama masa arus balik.
“Kereta api tetap menjadi moda transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan ramah lingkungan. Masyarakat juga dapat memanfaatkan berbagai kanal resmi KAI untuk melakukan pemesanan tiket perjalanan,” pungkas Feni.