DI YOGYAKARTA — Polri memutuskan untuk membuka seluruh markasnya, dari tingkat pusat hingga kewilayahan, sebagai lokasi nobar Piala Dunia 2026. Keputusan ini disampaikan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo usai menerima kunjungan Direktur Utama Pengganti Antarwaktu (PAW) LPP TVRI, Tubagus Fiki Chikara Satari, di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (10/6/2026).
Jenderal Listyo menegaskan, nobar ini dirancang untuk memberikan dampak ekonomi langsung kepada warga. Polri akan melibatkan pelaku UMKM di setiap titik nobar untuk berjualan, sehingga momen pesta sepak bola dunia dapat dimanfaatkan untuk menghidupkan roda ekonomi daerah.
"Sehingga kemudian ini bisa menjadi hiburan masyarakat, hiburan rakyat, sekaligus juga membantu menghidupkan ekonomi daerah dari sisi UMKM tingkat daerah," ujar Listyo kepada wartawan, Rabu (10/6/2026).
Mantan Kabareskrim itu memastikan, Polri tidak hanya menyediakan tempat. Instansi atau kelompok masyarakat yang ingin menggelar nobar serupa secara mandiri juga akan mendapat kemudahan perizinan dan jaminan pengamanan penuh dari aparat.
"Kita akan bantu apa saja yang nanti diperlukan terkait mulai dari perizinan sampai dengan kegiatan-kegiatan pengamanan dan hal-hal lain yang dibutuhkan," tegas Kapolri.
Dirut PAW TVRI, Tubagus Fiki Chikara Satari, menjelaskan bahwa hak siar Piala Dunia 2026 dipegang oleh TVRI sebagai lembaga penyiaran publik. Turnamen yang berlangsung selama enam pekan ini akan menyajikan total 104 pertandingan.
Fiki merincikan, karena perbedaan zona waktu, seluruh laga dijadwalkan tayang pada jam-jam yang tidak biasa bagi pemirsa Indonesia, yakni mulai pukul 00.00 WIB hingga 11.00 WIB setiap harinya. Dengan jaringan pengamanan Polri yang menjangkau hingga level terbawah, TVRI optimistis gaung turnamen ini mampu mendorong ekonomi warga lokal.
"Insyaallah di tengah situasi yang memang kita ingin dorong adalah ekonomi masyarakat dapat bergerak dari perhelatan Piala Dunia yang disiarkan TVRI," pungkas Fiki.
Kapolri berharap, kedekatan jadwal Piala Dunia 2026 dengan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara dapat menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara institusi kepolisian dan warga. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut meramaikan acara nobar yang digelar di kantor polisi terdekat.
"Mari kita nobar bersama-sama Piala Dunia untuk menjadi hiburan bagi kita semua," ajak Jenderal Listyo.