HIMKI DIY Gelar Workshop Series 2 di Yogyakarta, Fokus pada Personal Leadership untuk Perkuat Daya Saing Global

Penulis: Indra Firmansyah  •  Rabu, 15 Juli 2026 | 18:54:02 WIB
Ketua DPD HIMKI DIY Ruslam Aji Dwi Putranto memberikan sambutan dalam pembukaan Workshop Series 2 di Yogyakarta.

YOGYAKARTA — Program HIMKI Series 2026 dirancang lebih terstruktur dibanding edisi sebelumnya. Ketua DPD HIMKI DIY, Ruslam Aji Dwi Putranto, mengatakan setiap seri saling berkesinambungan agar peserta tidak sekadar mendapat teori, tetapi mampu langsung mengimplementasikannya dalam pengembangan usaha.

Materi Inti: Kepemimpinan Personal dan Strategi Penjualan Premium

Workshop yang diikuti puluhan anggota ini membahas materi Premium Selling with Personal Leadership. Boedi Santoso menitikberatkan pentingnya kepemimpinan personal dalam membangun tim yang solid, serta strategi penjualan yang mampu menciptakan nilai tambah bagi produk di pasar global.

“Bukan sekadar menjadi wadah berhimpun. Tetapi sebagai pusat pembelajaran dan pengembangan kompetensi bagi anggota,” kata Aji dalam sambutannya di hadapan peserta.

Dukungan Multi-Pihak Hadirkan Narasumber dan Mitra Strategis

Sejumlah pejabat hadir dalam acara tersebut, di antaranya Kepala BBKB DOIY Zya Labiba, Ketua DPP HIMKI Abdul Sobur, Kepala BDI Yogyakarta Kunto Purwo Widagdo, Plt Kepala Disperindag DIY Kusno Wibowo, serta kepala dinas perindustrian dari Kabupaten Bantul, Sleman, dan Kulon Progo.

Aji menyampaikan apresiasi kepada Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) Yogyakarta, DPP HIMKI, sponsor, dan mitra kerja yang mendukung kesuksesan HIMKI Series 2026.

Dari Kolaborasi dengan Bio Industri hingga Rangkaian Sesi Pembelajaran

Program HIMKI Series pertama kali dirintis pada 2025 melalui kolaborasi dengan Bio Industri. Dukungan berbagai mitra menjadi faktor penting dalam menghadirkan program pengembangan kapasitas yang relevan dan aplikatif bagi pelaku industri mebel dan kerajinan.

Pada edisi 2025, HIMKI Series menghadirkan tujuh sesi pembelajaran yang mencakup penguatan manajemen perusahaan, kepemimpinan, evaluasi bisnis, teknik pengeringan kayu, proses finishing, quality control, pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan, serta inovasi desain produk.

Respons Positif dan Target Daya Saing Global

Program HIMKI Series 2025 mendapat respons positif dari anggota. Selain sebagai ruang interaksi, program ini membuka peluang kolaborasi baru di sektor industri mebel dan kerajinan.

“Kebutuhan pembelajaran berkelanjutan merupakan upaya meningkatkan daya saing industri. Dunia usaha terus berubah, sehingga pelaku industri harus terus beradaptasi dan meningkatkan kapasitasnya,” ujar Aji.

Sinergi antara pemerintah, organisasi, dan pelaku industri disebut sebagai faktor penting dalam mendorong pertumbuhan sektor mebel dan kerajinan yang berkelanjutan di DIY.

Reporter: Indra Firmansyah
Sumber: zonajogja.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top