DI YOGYAKARTA — Ferrari resmi masuk era elektrifikasi dengan cara yang sangat spektakuler. Bukan sekadar meluncurkan mobil listrik pertama, pabrikan asal Maranello itu langsung memecahkan rekor lelang dunia lewat Ferrari Luce edisi spesial “Tailor Made” yang terjual US$40 juta (sekitar Rp714 miliar) di ajang Monterey Car Week, California, Selasa (18/8/2026).
Transaksi ini digelar melalui rumah lelang RM Sotheby’s. Seluruh hasil penjualan akan disumbangkan ke program pendidikan Ferrari Foundation, dan rumah lelang disebut tidak membebankan biaya tambahan apa pun kepada pembeli. Identitas pemenang lelang hingga kini masih dirahasiakan.
Unit yang dilelang bukan sekadar Ferrari Luce biasa. Mobil ini adalah “Chassis 0”, yakni prototipe pertama dari program produksi Luce yang mendapat perlakuan khusus dari divisi Tailor Made. Kombinasi status unit pertama dan personalisasi ekstrem inilah yang membuat nilainya melambung jauh di atas harga standar.
Secara visual, Luce Chassis 0 tampil dengan lapisan mother-of-pearl semi-kilap yang bisa berubah nuansa warna tergantung sudut pencahayaan — dari hijau hingga ungu. Detail lain yang dibuat khusus meliputi jok kulit metalik, pelek eksklusif, hingga kaliper rem yang didesain ulang.
Ferrari memperkenalkan Luce pada Mei 2026 sebagai mobil listrik penuh pertama mereka. Model empat pintu dengan konfigurasi lima penumpang ini mengandalkan empat motor listrik yang menghasilkan tenaga gabungan 1.050 hp.
Menariknya, desain Luce tidak murni karya tim internal Ferrari. Pabrikan menggandeng LoveFrom, studio kreatif bentukan Jony Ive (mantan kepala desain Apple) bersama Marc Newson. Sentuhan desainer luar inilah yang membuat Luce tampil berbeda dari bahasa desain Ferrari pada umumnya.
Perlu dicatat, spesifikasi dan detail yang disebutkan di atas berlaku untuk Ferrari Luce secara umum. Untuk unit Chassis 0 yang terjual Rp714 miliar, Ferrari belum merinci perbedaan performa atau fitur teknis dengan versi standar — informasi yang baru akan terungkap saat penyerahan mobil kepada pemilik baru pada kuartal pertama 2027.
Mobil ini akan dikirim kembali ke markas Ferrari di Maranello, Italia, sebelum akhirnya diserahkan ke pemilik barunya. Bagi kolektor, membeli unit pertama dari model baru selalu punya nilai historis tersendiri — dan dalam kasus ini, sekaligus menjadi penanda dimulainya era listrik Ferrari.
Rekor baru ini sekaligus menunjukkan bahwa pasar lelang mobil tetap panas untuk unit-unit langka, meskipun secara umum industri otomotif sedang menghadapi tekanan dari segi regulasi emisi dan perlambatan penjualan mobil baru di berbagai pasar global.