Petani Turi Sleman Ditemukan Meninggal di Hutan Pathuk Setelah Lima Hari Hilang, Dievakuasi Tim SAR Gabungan

Penulis: Galih Prayoga  •  Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:07:02 WIB
Petani asal Turi, Sleman, Gito Sahono Giman, dievakuasi tim SAR gabungan setelah ditemukan meninggal di Hutan Pathuk.

SLEMAN — Operasi pencarian selama lima hari terhadap Gito Sahono Giman, 68, warga Tritis, Kalurahan Ngandong, Kapanewon Girikerto, Turi, Sleman, akhirnya berakhir. Tim SAR Gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Hutan Pathuk, Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Humas Basarnas Yogyakarta Pipit Eriyanto membenarkan penemuan korban pada hari kelima operasi SAR tersebut. "Sudah ditemukan kemarin sore," kata Pipit saat dikonfirmasi, Kamis (20/8/2026).

Pencarian Hari Kelima: Enam SRU Dikerahkan dan Drone Diterbangkan

Koordinator Unit Siaga SAR Sleman Dhedi Prasetya menjelaskan, pencarian pada hari kelima dilakukan dengan memperluas area penyisiran. Tim SAR Gabungan membagi personel menjadi enam Search and Rescue Unit (SRU) untuk menyisir sejumlah sektor yang telah ditentukan.

"Pada operasi SAR hari kelima ini, kami membagi tim menjadi enam SRU. Masing-masing SRU melakukan penyisiran di area yang sudah ditentukan, mulai dari titik duga, sekitar ladang dan rumah korban, hingga beberapa search area di kawasan hutan," kata Dhedi dalam keterangan tertulis, Rabu (19/8/2026).

Penyisiran dimulai dari titik duga, area sekitar ladang dan rumah korban, hingga sejumlah lokasi di kawasan hutan. Upaya pencarian juga diperkuat dengan pengerahan dua tim drone untuk melakukan pemantauan dari udara.

Korban Ditemukan 240 Meter dari Titik Awal, Dievakuasi ke RS Bhayangkara

Setelah menyisir sejumlah sektor, Tim SAR Gabungan menemukan Gito sekitar 240 meter dari lokasi kejadian perkara (LKP) ke arah timur laut. Tim kemudian langsung melakukan proses evakuasi terhadap korban.

"Alhamdulillah, pada pukul 15.30 WIB korban berhasil ditemukan. Selanjutnya korban langsung kami evakuasi dan diserahkan ke Tim Inafis Polsek Turi," ujarnya.

Korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk penanganan lebih lanjut.

Sinergi SAR Gabungan dan Masyarakat Kunci Keberhasilan Operasi

Dhedi menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR Gabungan, masyarakat, serta pihak lain yang turut membantu proses pencarian. Menurutnya, kerja sama berbagai unsur menjadi bagian penting dalam upaya menemukan korban.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan, masyarakat, serta pihak-pihak yang telah mendukung operasi ini. Sinergi dan kerja sama seluruh unsur menjadi bagian penting hingga korban akhirnya berhasil ditemukan," tegasnya.

Reporter: Galih Prayoga
Sumber: jogjapolitan.harianjogja.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top