Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) membuka ruang bagi belasan produser dan sineas Australia untuk menjalin kemitraan dengan industri perfilman Indonesia dan Asia-Pasifik. Lewat program "Producers Exchange" yang berlangsung di JAFF Market, mereka akan difasilitasi bertemu calon mitra sekaligus mendapatkan pendanaan perjalanan ke Yogyakarta.
YOGYAKARTA — Sebanyak 12 sineas dan produser film Australia bakal diterbangkan ke Yogyakarta untuk menjajaki kemitraan produksi dengan pelaku industri perfilman Tanah Air. Mereka tergabung dalam program "Producers Exchange" yang digagas JAFF Market bersama Adelaide Film Festival (AFF) dan mylab, berlangsung 28–30 November 2026.
Program yang memasuki tahun ketiga pelaksanaan JAFF Market ini mempertemukan para peserta dengan calon mitra industri di kawasan Asia-Pasifik. Fokus utamanya membawa proyek film panjang fiksi, animasi, dan dokumenter dari Australia ke platform kurasi karya JAFF Future Project (JFP).
Adelaide Film Festival secara khusus mencari proyek film yang memiliki keterkaitan cerita maupun proses produksi dengan Indonesia. Prioritas diberikan pada karya yang tengah berada di tahap pengerjaan atau work-in-progress.
Setiap proyek terpilih akan mendapat bantuan perjalanan untuk menghadiri JAFF Market di Yogyakarta. Satu perwakilan, baik produser maupun penulis-sutradara, difasilitasi penuh oleh Office for the Arts Pemerintah Australia melalui inisiatif Festival Bridges.
Direktur JAFF Market Linda Gozali menegaskan program ini dirancang untuk membangun hubungan jangka panjang antarproduser, bukan sekadar proyek individual.
"Dengan hadirnya 'Producers Exchange' berdampingan dengan JAFF Future Project, kami memperluas pembicaraan dari proyek-proyek individual menuju hubungan jangka panjang antara para produser serta industri perfilman Australia dan Asia Tenggara," ujar Linda dalam siaran persnya, Senin.
CEO sekaligus Direktur Kreatif AFF Mat Kesting menyebut kolaborasi ini merupakan bentuk hubungan timbal-balik yang telah terjalin lama. Menurutnya, kemitraan autentik dengan JAFF Market dan JAFF menjadi kebanggaan tersendiri bagi industri film Australia.
Seluruh fasilitas peserta—akreditasi pasar, akses pertemuan, hingga bantuan perjalanan—didanai oleh pemerintah Australia. Para peserta juga mendapat layanan penjajakan mitra dari mylab untuk memahami peluang industri perfilman di Asia-Pasifik.
Pendiri dan kurator mylab Lorna Tee berharap program ini memperkuat koneksi antara sineas Australia dan perusahaan produksi di kawasan. Festival Bridges, yang diinisiasi AFF, sebelumnya juga mendukung partisipasi sineas Australia di Marché du Film, pasar film Festival Film Cannes di Prancis.