Tinjau SPPG Sorosutan 3 Umbulharjo, KSP Pastikan Pengelolaan MBG di Yogyakarta Sesuai Prosedur

Penulis: Jamal Nasution  •  Senin, 07 September 2026 | 21:59:02 WIB
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Aby Ismawan meninjau proses memasak di SPPG Sorosutan 3, Umbulharjo, Yogyakarta, Senin.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Aby Ismawan bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sorosutan 3 di Umbulharjo, Senin, untuk memastikan siklus memasak hingga distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai prosedur. Peninjauan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas gizi dan keamanan pangan bagi penerima manfaat, termasuk para siswa SMP Negeri 10.

YOGYAKARTA — Proses memasak hingga pengemasan makanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sorosutan 3, Umbulharjo, dinilai berjalan baik. Hal itu disampaikan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Aby Ismawan setelah melakukan peninjauan langsung ke dapur mitra Badan Gizi Nasional (BGN) tersebut, Senin.

"Alhamdulillah di SPPG Sorosutan 3, siklus dan mekanisme proses masak sampai dengan 'packing' berjalan dengan baik dan sesuai dengan prosedur yang seharusnya dilakukan," kata Aby di Yogyakarta.

Rambu-Rambu Operasional Dilaksanakan, Menu Sesuai Standar

Aby menegaskan tidak ada catatan khusus terkait menu yang disediakan. Seluruh aturan yang ditetapkan pemerintah pusat maupun daerah dalam operasional SPPG telah dijalankan oleh pengelola.

"Jadi semua rambu-rambu yang sudah dibuat, baik dari pusat maupun dari pemerintah daerah itu memang harus dijalankan oleh pelaku SPPG," ujarnya.

Dia menambahkan, makanan yang didistribusikan kepada penerima manfaat, termasuk siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 10, sudah sesuai dengan kebutuhan gizi dan diterima dengan baik oleh para siswa.

Tiga Prioritas Utama: Keamanan Pangan, Gizi, dan Transparansi

Dalam kesempatan itu, Aby menekankan tiga aspek penting yang harus dipenuhi setiap SPPG. Penerima manfaat harus menjadi prioritas utama dalam setiap proses pengelolaan makanan.

"Karena apapun yang dilakukan itu tentunya penerima manfaat harus yang pertama harus aman, kemudian pemenuhan gizinya juga harus sesuai dengan yang ditetapkan oleh atas, oleh pimpinan, transparansinya juga harus betul-betul bisa dilihat," katanya.

Penanganan Limbah SPPG Dinilai Sudah Sesuai Standar

Terkait limbah pengelolaan SPPG, Aby menyebutnya sudah sesuai standar dan tidak menimbulkan persoalan. Proses penilaiannya melibatkan instansi terkait di lingkungan Pemkot Yogyakarta.

"Saya rasa itu (limbah) sudah sesuai dengan aturan, masing-masing kan ada bagiannya, bagian Dinas Lingkungan untuk bagaimana menilai, dan bagian Dinas Kesehatan juga menilai, seluruh SPPG yang ada, standarnya seperti itu," jelasnya.

Alur Kerja dan Porsi Gizi Diapresiasi Wakil Wali Kota

Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan yang turut serta dalam peninjauan mengapresiasi alur kerja SPPG Sorosutan 3. Menurutnya, pengaturan porsi berdasarkan kebutuhan gizi penerima manfaat telah diperhitungkan secara tepat.

"Alhamdulillah kita kunjungan dengan Pak Aby, alurnya sudah sangat bagus, kemudian cara porsian dari gizinya juga sudah diperhitungkan dengan benar. Jadi dari pemerintah kota di sini dari Satgas, Dinas Kesehatan serta jajaran semua ada koordinasi," kata Wawan.

Peninjauan ini merupakan bagian dari pengawasan rutin pemerintah untuk memastikan program MBG berjalan efektif dan tepat sasaran di Kota Yogyakarta.

Reporter: Jamal Nasution
Sumber: jogja.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top