DI YOGYAKARTA — Kepastian jumlah kontingen ini disampaikan Erick Thohir di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (9/9/2026). Dari total 432 atlet yang akan berlaga di Aichi-Nagoya pada 19 September hingga 4 Oktober 2026, sebanyak 281 atlet dijadwalkan mengikuti agenda pelepasan secara langsung di Istana.
"Totalnya yang dikirim 432 dari 35 cabang olahraga. Kurang lebih 281 karena beberapa sudah berangkat," ujar Erick.
Erick menjelaskan, sejumlah cabor telah menjalani persiapan lebih awal di Negeri Sakura. Tim bola basket disebut sudah berangkat, sementara atlet wushu masih menjalani training camp. Adapun tim bulu tangkis dijadwalkan bertolak pada Rabu malam untuk mengikuti pemusatan latihan sebelum bertanding.
Strategi pemberangkatan bertahap ini dilakukan agar para atlet memiliki waktu adaptasi yang cukup terhadap kondisi lapangan dan cuaca di Jepang sebelum kompetisi resmi dimulai.
Di luar kesiapan kontingen, Erick menyoroti perubahan fundamental dalam sistem pemusatan latihan nasional (pelatnas). Kini, pelatnas tidak lagi diterapkan sebagai satu program umum untuk seluruh atlet, melainkan disesuaikan dengan target kompetisi masing-masing.
"Alhamdulillah dukungan Bapak Presiden sekarang yang namanya pelatnas itu kita sudah punya spesifikasi, ada yang Olimpiade, Asian Games, SEA Games," katanya.
Setiap cabang olahraga dan atlet juga akan memiliki indeks penilaian masing-masing sebagai bagian dari sistem evaluasi. Pendekatan ini diharapkan memberikan ukuran kinerja yang lebih jelas dalam pembinaan atlet nasional.
"Tidak ada lagi yang pelatnas sebagai payung saja. Sekarang kita sudah ada indeks masing-masing cabor dan untuk para atletnya sendiri," tegas Erick.
Pemerintah belum mengungkapkan target perolehan medali Indonesia pada Asian Games 2026. Erick mengatakan target tersebut akan disampaikan dalam agenda pelepasan kontingen yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto.
"Untuk target medali berapa? Nanti biar di dalam," ucapnya.
Hal serupa berlaku untuk besaran bonus bagi atlet peraih prestasi. Keputusan mengenai skema bonus akan diumumkan lebih lanjut oleh pihak terkait.
"Kalau bonus yang diberikan ke atlet? Nanti di dalam, yang mutusin siapa," kata Erick menambahkan.