DI YOGYAKARTA — Fuse Games merilis Star Wars Galactic Racer untuk PlayStation 5, Xbox Series X/S, dan PC pada 6 Oktober 2026 dengan harga 59,99 dolar AS. Game balap arkade antigravitasi ini menggabungkan kecepatan ala Burnout dengan sistem progresi bergaya roguelike yang menuntut pemain menerima kekalahan sebagai bagian dari kemajuan. Tersedia empat tipe kendaraan, tujuh planet, dan mode multipemain hingga 12 pemain lintas platform.
Studio asal Inggris, Fuse Games, yang dibentuk oleh alumni Criterion, mengembangkan Star Wars Galactic Racer sebagai game balap arkade yang berjalan di Unreal Engine 5. Game ini hadir di PlayStation 5, Xbox Series X dan S, serta PC melalui Steam dan Epic Games Store. Versi Deluxe Edition dijual 79,99 dolar AS.
Galactic Racer menyediakan empat kelas kendaraan yang punya perilaku berbeda saat menikung. Landspeeder mengandalkan drift, Speeder Bike menikung dengan lean lalu boost di keluaran tikungan, dan Skim Speeder punya radius putar paling sempit. Ketiganya berlomba bersama di satu lintasan.
Podracer berdiri di kelas tersendiri. Ukurannya lebih besar dan kecepatannya jauh di atas tiga kendaraan lain. Pemain wajib menguasai kendaraan yang lebih lambat sebelum boleh mengendarainya.
Fuse Games menyebut desain gimnya berbasis "runs". Pemain membangun kendaraan dengan poin stat sebelum memulai tur galaksi, lalu tidak bisa mengganti kendaraan atau mengulang balapan di tengah jalan. Terlalu sering menabrak berarti kembali ke titik awal.
Kekalahan memang bagian dari desain. Pemain yang gagal di tur pertama tetap membawa pulang hadiah untuk membeli kendaraan lebih baik di percobaan berikutnya. Siklusnya jelas: mulai, gagal, perbaiki, sampai akhirnya menang.
Ada dua bentuk dorongan tenaga. Afterburner memberi tambahan kecepatan ringan dan isinya bisa pulih sendiri. Ramjet jauh lebih kuat, tapi panas berlebih membuat kendaraan meledak.
Selain boost, pemain punya ability seperti shield atau autopilot sementara yang dipicu kombinasi tombol D-pad dan shoulder button. Satu tombol lagi khusus untuk drift atau lean, tergantung jenis kendaraan. Jempol dan jari bakal sibuk berpindah sepanjang balapan.
Setiap planet punya efek lingkungan yang memengaruhi performa kendaraan. Air di Lantaana mendinginkan Ramjet agar tidak cepat overheat, sementara lava justru mempercepat panas. Es di Ando Prime bisa membekukan kendaraan sehingga melambat dan sulit dikendalikan.
Solusi untuk es di Ando Prime bukan dengan membakar Ramjet, melainkan melewati terowongan panas yang menaikkan suhu kendaraan sebelum es kembali membekukan sistem. Desain lintasannya bervariasi, dari ruang terbuka luas hingga koridor sempit.
Pengujian di PlayStation 5 menunjukkan frame rate terkunci di 60 fps. Di PC dengan CPU 9850X3D dan GPU RX 9070, game berjalan stabil di kisaran 70 fps pada resolusi 1440p dengan campuran setelan High dan Epic.
Motion blur dan global illumination memberi kesan sinematik pada aksi balapan. Satu-satunya cacat visual ada pada animasi berjalan protagonis di segmen kamp sebelum balapan, yang dinilai masih bisa diperbaiki lewat patch.
Mode multipemain Galactic Racer berjalan dengan prinsip sama seperti kampanye tunggal: membangun kendaraan terbaik untuk melakoni tur melawan rival ketat. Kapasitasnya mencapai 12 pemain lintas platform. Penguji belum sempat mencobanya.