DI YOGYAKARTA — PT Energi Mega Persada Tbk (EMP) menanamkan investasi USD200 juta atau sekitar Rp3,6 triliun pada HighPeak Energy, Inc., perusahaan migas yang tercatat di Nasdaq. Langkah ini memperluas portofolio hulu migas EMP ke pasar internasional, khususnya Amerika Serikat. Investasi dilakukan melalui pembelian saham preferen konversi yang baru diterbitkan HighPeak.
HighPeak Energy berkantor pusat di Fort Worth, Texas, Amerika Serikat. Perusahaan ini berfokus pada pengembangan dan eksplorasi hidrokarbon di Midland Basin, West Texas — salah satu cekungan migas paling produktif di Amerika Serikat.
Pemilihan HighPeak sebagai tujuan investasi menunjukkan arah diversifikasi EMP yang tidak lagi hanya mengandalkan aset domestik. Midland Basin dikenal sebagai wilayah dengan cadangan shale oil besar dan aktivitas pengeboran yang intensif.
Berdasarkan perjanjian yang telah disepakati, saham preferen yang dibeli EMP dapat dikonversi menjadi saham biasa HighPeak. Mekanisme dan ketentuan konversi mengikuti ketentuan yang berlaku dalam perjanjian tersebut.
Struktur instrumen ini memberi EMP fleksibilitas: perusahaan bisa menahan posisi sebagai pemegang saham preferen atau mengonversinya menjadi kepemilikan ekuitas biasa di HighPeak, tergantung kondisi pasar dan strategi korporasi ke depan.
Direktur Utama dan CEO EMP Syailendra S. Bakrie menegaskan bahwa pertumbuhan perseroan akan tetap mengombinasikan ekspansi organik dan anorganik. Fokus utama diarahkan pada peningkatan produksi dan optimalisasi nilai aset yang sudah beroperasi.
"Pertumbuhan EMP akan tetap berfokus pada kombinasi ekspansi organik dan anorganik. Kami akan terus berfokus untuk meningkatkan produksi dan mengoptimalkan nilai dari aset-aset yang kami operasikan saat ini, sekaligus secara disiplin mencari peluang pertumbuhan anorganik, baik di Indonesia maupun di pasar internasional," kata Syailendra dalam keterangan resmi, Selasa (6/10/2026).
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa investasi di HighPeak bukan langkah tunggal. EMP membuka peluang serupa di pasar internasional lain sepanjang sejalan dengan strategi pertumbuhan perusahaan.
Langkah ini menempatkan EMP sebagai salah satu perusahaan migas Indonesia yang aktif berinvestasi di aset internasional. Sebelumnya, ekspansi EMP lebih banyak terpusat pada wilayah kerja di dalam negeri.
Dengan masuk ke HighPeak, EMP berpotensi mendapatkan akses ke cadangan dan produksi migas di salah satu wilayah paling aktif di Amerika Serikat. Ini bisa memperkuat portofolio aset perusahaan sekaligus memberi paparan terhadap harga minyak global.
Penutup: Investasi Rp3,6 triliun di HighPeak Energy menandai babak baru ekspansi EMP ke panggung migas internasional. Keberhasilan langkah ini akan bergantung pada eksekusi strategi konversi saham dan kemampuan perusahaan mengelola aset lintas negara.