Imigrasi Terbitkan 1.351 Visa demi MotoGP Mandalika 2026

Penulis: Indra Firmansyah  •  Senin, 12 Oktober 2026 | 08:53:01 WIB
Imigrasi menerbitkan 1.351 visa bagi pembalap, tim, dan kru pendukung MotoGP Mandalika 2026.

DI YOGYAKARTA — Imigrasi Indonesia menerbitkan 1.351 visa bagi pembalap, tim, dan kru pendukung Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 yang berlangsung 9–11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Penerbitan visa ini menjadi pintu masuk utama gelaran balap internasional yang menargetkan 145.000 penonton. Kelancaran layanan keimigrasian di bandara dan sirkuit akan menentukan pengalaman wisatawan mancanegara selama event berlangsung.

Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko meninjau langsung Sirkuit Mandalika untuk memastikan dukungan layanan keimigrasian berjalan optimal. Selain menerbitkan ribuan visa, Imigrasi mengerahkan 50 personel tambahan yang ditempatkan di bandara, kawasan sirkuit, dan titik-titik sekitarnya.

Penambahan personel itu menyasar dua fungsi sekaligus: mempercepat pelayanan dan memperketat pengamanan keimigrasian bagi pembalap, tim, serta wisatawan mancanegara yang masuk ke Lombok.

Visa dan Personel Tambahan di Titik Kritis

Sebanyak 1.351 visa yang diterbitkan mencakup pembalap, anggota tim, hingga kru pendukung yang bekerja di arena balap. Prosesnya diselesaikan sebelum rangkaian event dimulai agar tidak ada kendala administrasi saat kedatangan.

Hendarsam menyatakan pihaknya ingin memastikan setiap pemegang visa mendapat layanan yang layak sejak tiba di Indonesia.

"Kami memastikan pelayanan visa dan proses keimigrasian berjalan baik agar mereka merasa aman, nyaman, dan mendapatkan pengalaman positif selama berada di Indonesia," ujar Hendarsam.

Penempatan 50 personel tambahan tersebar di bandara, kawasan sirkuit, dan sekitar Mandalika. Pola ini mengikuti kebutuhan event balap yang biasanya mendatangkan kedatangan dan keberangkatan terpusat dalam waktu singkat.

Target 145.000 Penonton dan 66 Penerbangan Nonreguler

InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menargetkan kehadiran 145.000 penonton domestik maupun mancanegara sepanjang tiga hari gelaran. Angka itu menempatkan Mandalika sebagai salah satu event dengan trafik penonton terbesar di kalender MotoGP.

Untuk mengangkut penonton, InJourney Airports menyiapkan 66 penerbangan nonreguler dari dan menuju Lombok selama periode MotoGP. Penerbangan tambahan ini dibutuhkan karena kapasitas reguler Bandara Internasional Lombok tidak cukup menampung lonjakan permintaan pada hari-hari puncak.

Dampak ke Ekonomi dan Pariwisata NTB

Kedatangan ribuan pembalap, kru, dan penonton mancanegara memberi dampak langsung ke sektor akomodasi, transportasi, dan usaha kuliner di sekitar Lombok Tengah. Pelaku UMKM di kawasan Mandalika umumnya mencatat kenaikan omzet signifikan setiap kali event balap digelar.

Bagi wisatawan mancanegara, kemudahan proses keimigrasian menjadi faktor penentu apakah mereka akan kembali ke Indonesia pada event berikutnya. Karena itu, koordinasi antara Imigrasi, InJourney, dan pengelola sirkuit menjadi bagian penting dari kesuksesan komersial MotoGP Mandalika.

MotoGP Mandalika 2026 menjadi ujian bagi kesiapan infrastruktur dan layanan Indonesia dalam menyambut event berskala internasional. Jika target 145.000 penonton tercapai, Mandalika berpeluang memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism utama di Asia Tenggara.

Reporter: Indra Firmansyah
Sumber: ekbis.sindonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top