DI YOGYAKARTA — Belanja Football Association untuk jamuan dan tiket gratis di Wembley melonjak 25 persen pada musim 2025-26, dari £452.300 menjadi £564.400. Kenaikan ini terjadi di tengah gelombang protes penggemar di Inggris atas harga tiket yang makin tak terjangkau, dan FA memperingatkan biaya itu berpotensi terus naik.
Laporan keuangan terbaru FA mengungkap pos pengeluaran tiket dan jamuan bagi anggota FA Council naik signifikan dibanding musim sebelumnya. Anggotanya berjumlah lebih dari 120 orang dan mencakup sejumlah nama paling berpengaruh di sepak bola Inggris.
Di dalamnya ada chairman English Football League Rick Parry, CEO Professional Footballers' Association Maheta Molango, dan sejumlah eksekutif senior Premier League. Mereka menikmati fasilitas yang tidak dinikmati penonton biasa.
Anggota FA Council bisa menonton pertandingan timnas Inggris dan laga FA yang digelar di Wembley, termasuk semifinal dan final Piala FA, tanpa membayar. Mereka diizinkan membawa satu tamu gratis.
Fasilitas lain mencakup makan dan minum cuma-cuma serta kursi premium. Skema inilah yang membuat anggaran tiket dan jamuan membengkak, saat penggemar di berbagai kota justru melakukan aksi protes dan walkout menuntut harga tiket turun.
Liverpool bahkan membatalkan rencana kenaikan harga tiket untuk tiga musim berturut-turut setelah gelombang kemarahan suporter akhir musim lalu. Kondisi ekonomi yang makin sulit membuat sepak bola kian mahal bagi masyarakat biasa.
Juru bicara FA menyebut anggota FA Council hanya salah satu kelompok yang diundang ke laga yang mereka selenggarakan. Klub peserta dan asosiasi sepak bola negara tamu juga mendapat undangan serupa.
"The hospitality offering at these matches was updated over the past year to better reflect the hospitality offered by clubs and other football stakeholders, which has resulted in an increase in expenditure in this area," kata juru bicara FA.
Pembaruan standar jamuan itu disebut menyesuaikan dengan apa yang biasa diberikan klub dan pemangku kepentingan lain. Efeknya, pengeluaran FA di pos ini naik dari £452.300 pada 2024-25 menjadi £564.400 pada 2025-26.
Dokumen keuangan juga menyinggung skema keanggotaan kehormatan bernama Fellowship of Council yang diperkenalkan pada 2017. Skema ini memungkinkan anggota yang sudah mengabdi minimal sembilan tahun di FA Council tetap menerima tiket gratis, makanan, dan minuman meski sudah mundur.
Company secretary FA, Richard McDermott, menulis dalam laporan bahwa jumlah anggota Fellowship bertambah setiap tahun. Karena itu, biaya tiket dan jamuan diperkirakan ikut naik.
"As the number of members of the Fellowship increases annually, the costs associated with match tickets and hospitality are likely to increase," tulis McDermott.
FA berencana mengubah benefit keanggotaan Fellowship agar biaya mulai berkurang pada 2027. Sebelum itu, pengeluaran justru berpotensi membengkak lebih dulu.
Pos pengeluaran lain yang ikut melonjak adalah penyelenggaraan rapat FA Council. Biayanya hampir dua kali lipat, dari £18.600 menjadi £33.200.
Sebagian besar kenaikan itu disumbang oleh belanja jamuan yang lebih besar. Angka ini melengkapi gambaran bahwa pengeluaran internal FA untuk kalangan atas terus naik, sementara tekanan pada kantong penggemar belum juga mereda.