JOGJA — Kota Yogyakarta dan Sleman menjadi dua wilayah dengan prakiraan suhu paling tinggi di DIY pada Sabtu (17/10/2026). Data BMKG yang dihimpun Harianjogja.com menyebut suhu maksimum di kedua wilayah itu mencapai 33 derajat Celsius, dengan sejumlah titik di Kota Yogyakarta bahkan tercatat hingga 34 derajat Celsius.
Sementara tiga kabupaten lain diprakirakan berada di bawahnya. Bantul berkisar 23–32 derajat Celsius, Gunungkidul 24–31 derajat Celsius, dan Kulon Progo 22–30 derajat Celsius.
Kota Yogyakarta diprakirakan cerah berawan hingga cerah dengan kelembapan 44–94 persen. Suhu tinggi di kawasan perkotaan membuat warga yang berjalan kaki, berolahraga, atau berkunjung ke destinasi wisata perlu memperhatikan kondisi tubuh.
Di Sleman, cuaca diprediksi cerah dengan rentang suhu 22–33 derajat Celsius dan kelembapan 43–88 persen. Kemungkinan udara kabur pada waktu tertentu menjadi catatan tersendiri bagi pengendara yang melintas di wilayah ini.
Bantul diprakirakan cerah berawan hingga cerah dengan kelembapan 47–94 persen. Warga yang berkunjung ke kawasan pesisir selatan Bantul disarankan menyesuaikan waktu kegiatan dengan kondisi cuaca, terutama pada siang hari.
Gunungkidul diprakirakan cerah dengan suhu 24–31 derajat Celsius dan kelembapan 51–86 persen. Rentang kelembapan yang cukup lebar menunjukkan variasi kondisi udara sepanjang periode prakiraan.
Kulon Progo diprakirakan cerah berawan hingga cerah dengan suhu 22–30 derajat Celsius. Kelembapan udara diperkirakan berkisar 54–95 persen, dengan data alternatif mencantumkan rentang 52–97 persen.
Perbedaan angka suhu dan kelembapan antardata itu perlu dicocokkan kembali dengan prakiraan resmi BMKG sebelum dijadikan acuan final.
Masyarakat dapat melakukan sejumlah langkah untuk menjaga kenyamanan selama beraktivitas di tengah cuaca cerah. Berikut di antaranya:
Cuaca cerah dapat mendukung kegiatan akhir pekan di DIY. Masyarakat tetap perlu menyesuaikan aktivitas dengan kondisi aktual di masing-masing wilayah dan memperhatikan pembaruan prakiraan cuaca.