KULONPROGO — Anggota Komisi III DPRD Kulonprogo Suradi menyatakan peninjauan lapangan dilakukan untuk melihat langsung kondisi dan progres pekerjaan, sekaligus mencocokkan pelaksanaan dengan perencanaan yang telah ditetapkan. Pemantauan tidak berhenti di satu titik, melainkan mencakup beberapa lokasi proyek di wilayah Pengasih, Panjatan, dan Galur.
Menurut Suradi, pembangunan tidak cukup hanya dinyatakan selesai secara administratif. Hasil akhirnya harus benar-benar bisa dipakai masyarakat dan aman bagi pengguna jalan maupun siswa.
Sejumlah proyek yang ditinjau meliputi Jembatan Joho di Pengasih, Jembatan Krembangan di Panjatan, serta ruas Jalan Cangaan–Ngremang di Galur. Ketiga titik itu menjadi bagian dari pekerjaan infrastruktur yang diawasi Komisi III sebagai mitra kerja bidang pembangunan.
Suradi menekankan standar kualitas dan keselamatan tidak bisa ditawar. Anggaran yang dipakai berasal dari uang rakyat, sehingga manfaat pembangunan harus kembali sebesar-besarnya untuk kepentingan warga.
"Karena anggaran yang digunakan adalah uang rakyat, maka kualitas pembangunan juga harus kembali sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat," katanya saat dikonfirmasi, Senin (19/10/2026).
Selain jalan dan jembatan, Komisi III memantau rehabilitasi gedung di tiga sekolah, yakni SDN Kepek Pengasih, SMP Muhammadiyah Sentolo, dan SMP Negeri 2 Kalibawang. Perbaikan fasilitas pendidikan dinilai perlu dipastikan berjalan sesuai perencanaan, bukan sekadar tuntas secara fisik.
Dari hasil pemantauan, DPRD mendorong agar pekerjaan rehabilitasi mengacu pada spesifikasi teknis, volume pekerjaan, kualitas material, serta standar pelaksanaan yang telah ditentukan. Suradi menyebut pengawasan diperlukan agar hasil perbaikan punya kualitas baik dan bisa digunakan secara aman dan berkelanjutan.
"Monitoring ini dilakukan sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap pelaksanaan pembangunan daerah, khususnya memastikan pekerjaan rehabilitasi sarana pendidikan berjalan sesuai dengan perencanaan," ucap Suradi.
Komisi III memastikan pengawasan tidak berhenti pada proyek di tiga kapanewon tersebut. Sebagai mitra kerja di bidang infrastruktur, komisi ini juga memantau pekerjaan lain yang berkaitan dengan pembangunan daerah.
Suradi menegaskan pihaknya akan terus mengawal pelaksanaan pekerjaan agar tepat mutu dan tepat sasaran. Menurut dia, fasilitas pendidikan yang layak menjadi bagian penting dari terciptanya lingkungan belajar yang baik bagi siswa dan tenaga pendidik.
"Komisi III DPRD Kulonprogo akan terus melakukan pengawasan agar pembangunan fasilitas pendidikan tepat mutu, tepat sasaran, dan benar-benar mendukung terciptanya lingkungan belajar yang layak bagi siswa dan tenaga pendidik," jelas Suradi.