Pencarian

Komisi D DPRD DIY Dorong Dana Keistimewaan untuk Beasiswa Pelajar SMA/SMK di Gunungkidul, Bantu Warga Kurang Mampu

Kamis, 21 Mei 2026 • 09:46:56 WIB
Komisi D DPRD DIY Dorong Dana Keistimewaan untuk Beasiswa Pelajar SMA/SMK di Gunungkidul, Bantu Warga Kurang Mampu
Komisi D DPRD DIY dorong peningkatan alokasi Dana Keistimewaan untuk beasiswa pelajar SMA/SMK di Gunungkidul.

GUNUNGKIDUL — Sosialisasi beasiswa pendidikan menengah kembali digelar di Balai Kalurahan Ngalang, Kapanewon Gedangsari, beberapa waktu lalu. Kegiatan ini menyasar pelajar SMA dan SMK yang berasal dari rumah tangga tidak mampu di wilayah tersebut.

Program beasiswa ini memanfaatkan alokasi Dana Keistimewaan (Danais) DIY yang disalurkan melalui pemerintah kalurahan. Komisi D DPRD DIY menjadi salah satu pihak yang terus mendorong agar porsi danais untuk pendidikan semakin besar setiap tahunnya.

Bukan Sekadar Bantuan, Tapi Jaring Pengaman Sosial

Anggota Komisi D DPRD DIY yang hadir dalam sosialisasi tersebut menegaskan bahwa beasiswa ini bukan sekadar bantuan temporer. Lebih dari itu, program ini dirancang sebagai jaring pengaman agar anak-anak dari keluarga prasejahtera tidak putus sekolah di jenjang menengah atas.

“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada lagi anak di Gunungkidul yang gagal melanjutkan sekolah hanya karena alasan biaya. Danais harus hadir untuk itu,” ujar salah satu perwakilan Komisi D dalam paparannya di balai kalurahan.

Siapa Saja yang Berhak Mendapatkan?

Penerima beasiswa diprioritaskan bagi pelajar yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau rekomendasi dari pamong kalurahan. Besaran bantuan disesuaikan dengan kebutuhan sekolah masing-masing siswa, mulai dari biaya SPP, pembelian seragam, hingga uang saku transportasi.

Pemerintah Kalurahan Ngalang sendiri telah menyiapkan petugas pendamping untuk membantu proses verifikasi calon penerima. Hal ini dilakukan agar sasaran program tepat dan tidak tumpang tindih dengan bantuan sosial lainnya.

Danais untuk Pendidikan: Antara Harapan dan Realita

Penggunaan Dana Keistimewaan untuk sektor pendidikan memang menjadi perhatian utama DPRD DIY dalam beberapa tahun terakhir. Pasalnya, alokasi danais sebelumnya lebih banyak terserap untuk proyek fisik seperti gedung pertemuan dan jalan desa.

Komisi D DPRD DIY menilai, investasi pada sumber daya manusia melalui beasiswa jauh lebih berkelanjutan dibandingkan pembangunan infrastruktur semata. “Kami akan terus mengawal agar porsi danais untuk pendidikan naik minimal 20 persen di tahun depan,” tambahnya.

Respons Warga: Antusias, Tapi Masih Ada yang Belum Tahu

Sejumlah warga Ngalang yang hadir dalam sosialisasi mengaku antusias. Namun, beberapa di antaranya mengeluhkan minimnya informasi yang sampai ke pelosok dusun. “Baru tahu ada program ini dari pamong. Padahal anak saya sudah kelas 11,” ujar seorang warga yang ditemui usai acara.

Hal ini menjadi catatan bagi panitia dan pemerintah kalurahan untuk memperluas jangkauan sosialisasi, tidak hanya terpusat di balai, tetapi juga ke tingkat padukuhan melalui pengeras suara masjid atau grup WhatsApp warga.

Program beasiswa ini dijadwalkan mulai dicairkan pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Calon penerima diimbau segera melengkapi berkas persyaratan agar proses pencairan tidak tertunda.

Bagikan
Sumber: radarjogja.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks