Pencarian

Kemenag Kota Jogja Catat 1.023 Pernikahan hingga September 2026, Usia Menikah Kini 22-28 Tahun

Minggu, 04 Oktober 2026 • 11:16:31 WIB
Kemenag Kota Jogja Catat 1.023 Pernikahan hingga September 2026, Usia Menikah Kini 22-28 Tahun
Kepala Kemenag Kota Jogja Ahmad Shidqi menyampaikan data pernikahan di Kota Jogja hingga September 2026.

JOGJA — Kepala Kantor Kemenag Kota Jogja, Ahmad Shidqi, menyatakan penurunan angka pernikahan tidak hanya terjadi di Kota Jogja, melainkan juga di berbagai daerah di Indonesia dalam lima tahun terakhir. Meski secara nasional angka pernikahan pada 2025 sempat naik sedikit, tren di Kota Jogja tetap menurun.

"Pada dasarnya dari tahun ke tahun memang mengalami penurunan. Persentasenya rata-rata sekitar 1 persen, meskipun ada daerah yang penurunannya sekitar 5 sampai 10 persen," kata Ahmad.

Data Pernikahan Kota Jogja dari Masa Pandemi hingga Kini

Data Kemenag Kota Jogja menunjukkan jumlah pernikahan pada 2020 tercatat 248 pernikahan. Angka itu turun menjadi 171 pernikahan pada 2021 dan 175 pernikahan pada 2022.

Ketiga tahun tersebut relatif rendah karena masih berada dalam periode pandemi Covid-19. Memasuki masa pascapandemi, angka pernikahan kembali tercatat lebih tinggi.

Pada 2023 terdapat 1.632 pernikahan, kemudian 1.546 pernikahan pada 2024 dan 1.434 pernikahan pada 2025. Hingga September 2026, Kemenag Kota Jogja mencatat 1.023 pernikahan.

Mengapa Angka Pernikahan di Kota Jogja Terus Turun?

Ahmad menyebut penurunan angka pernikahan dipengaruhi berbagai faktor, salah satunya pergeseran nilai-nilai sosial di masyarakat. Selain itu, semakin terbukanya kesempatan perempuan menempuh pendidikan dan membangun karier ikut memengaruhi keputusan untuk menikah.

"Kesempatan bagi perempuan untuk meniti karier sekarang lebih luas sehingga ketergantungan finansial terhadap laki-laki atau pasangan tidak lagi menjadi hal yang pokok," ujarnya.

Perubahan tersebut membuat keputusan menikah tidak lagi semata-mata berkaitan dengan usia. Kesiapan individu menjalani kehidupan setelah menikah juga menjadi bagian yang diperhatikan.

Program BRUS Dorong Edukasi Remaja Sebelum Menikah

Kemenag Kota Jogja mendorong edukasi bagi remaja melalui program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS). Program ini memberi pemahaman kepada remaja soal berbagai hal yang perlu dipersiapkan sebelum memasuki pernikahan.

Menurut Ahmad, kesiapan menikah tidak hanya berkaitan dengan usia. Aspek mental, kesehatan, dan berbagai aspek kehidupan lain juga menjadi bagian dari kesiapan membangun rumah tangga.

Program BRUS dinilai berkontribusi terhadap menurunnya angka pernikahan masyarakat di bawah usia 19 tahun.

Rata-rata Perempuan Kota Jogja Menikah di Usia 22-25 Tahun

Pasangan yang menikah di Kota Jogja saat ini mayoritas berada pada usia lebih matang. Ahmad menyebut rata-rata perempuan menikah pada usia 22-25 tahun, sementara laki-laki berada pada rentang 25-28 tahun.

"Rata-rata sudah di atas usia selesai sekolah," katanya.

Data tersebut menunjukkan mayoritas pasangan yang menikah di Kota Jogja berada pada usia setelah menyelesaikan pendidikan sekolah. Tren penurunan angka pernikahan berjalan bersamaan dengan perubahan kondisi sosial serta semakin luasnya kesempatan perempuan melanjutkan pendidikan dan membangun karier.

Follow jogjamonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jogjapolitan.harianjogja.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks