Pencarian

PSIM Jogja Hentikan Kerja Sama dengan Pelatih Kepala Jean Paul Usai 9 Laga Tanpa Kemenangan

Minggu, 18 Oktober 2026 • 08:47:01 WIB
PSIM Jogja Hentikan Kerja Sama dengan Pelatih Kepala Jean Paul Usai 9 Laga Tanpa Kemenangan
Direktur Utama PSIM Jogja Yuliana Tasno mengumumkan pengakhiran kerja sama dengan pelatih kepala Jean Paul dalam konferensi pers di Balai Kota Yogyakarta.

YOGYAKARTA — Direktur Utama PSIM Jogja Yuliana Tasno menyatakan pemutusan hubungan kerja dengan pelatih asal Belanda itu diambil demi kebaikan dan keberlangsungan masa depan Laskar Mataram. Pengumuman disampaikan dalam konferensi pers di Balai Kota Yogyakarta.

"Oleh sebab itu, saya dan PSIM memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Coach Jean Paul," tegas sosok yang akrab disapa Cik Liana tersebut.

Staf Kepelatihan Lain Tidak Dirombak

Cik Liana memastikan jajaran staf kepelatihan lainnya tetap berada di posisinya. Pelatih fisik dan pelatih kiper dipastikan masih mendampingi tim untuk sementara waktu.

"Terkait dengan supporting team, sementara ini untuk pelatih fisik dan pelatih kiper kita tidak melakukan tindakan tertentu. Jadi, cuma memang khusus kepada pelatih kepala saja yang kita akhiri kerja samanya," jelasnya.

Untuk mengisi kekosongan kemudi tim, manajemen menunjuk Coach Guntur bersama tim analis sebagai caretaker atau pelatih sementara. Manajemen bergerak cepat memburu pelatih kepala definitif baru sesuai batasan regulasi yang berlaku.

"Secara regulasi itu kan sebulan ya. Jadi kita harus bekerja keras untuk mencari pengganti barunya dalam jangka waktu secepatnya. Harus secepatnyalah kita bergerak," tambah Cik Liana.

Buntut Kekalahan dari PSM Makassar di Stadion Sultan Agung

Keputusan mengakhiri masa jabatan Van Gastel merupakan buntut dari hasil negatif yang terus menimpa tim. Pada laga pekan kesembilan di Stadion Sultan Agung Bantul, Jumat (16/10/2026), PSIM kembali menelan kekalahan 1-2 dari PSM Makassar.

Hasil itu memperpanjang tren buruk Laskar Mataram yang belum meraih satu pun kemenangan sejak awal musim. PSIM hanya mampu memperkecil kedudukan melalui eksekusi penalti Ze Valente, meski PSM harus bermain dengan 10 pemain di penghujung laga akibat kartu merah.

Sebelum resmi berpisah, Van Gastel sempat menyuarakan kekecewaannya atas hasil pertandingan. Ia menilai timnya kurang beruntung dan mempertanyakan sejumlah kepemimpinan perangkat pertandingan, termasuk proses gol pertama PSM.

"Sepertinya kami sedikit kurang beruntung. Kami memasukkan lebih banyak penyerang dan meminta bek sayap bermain lebih ofensif. Namun, pada gol pertama, Raca melakukan lemparan ke dalam tetapi bola sudah berada di luar lapangan. Meski begitu, situasi tersebut berujung gol," pungkas Van Gastel usai laga, Jumat (16/10/2026).

Van Gastel juga menyoroti durasi injury time selama tujuh menit yang dinilainya terlalu singkat dibandingkan penghentian laga akibat pengecekan VAR yang memakan waktu hingga 11 menit.

Manajemen Minta Suporter Beri Dukungan Positif

Cik Liana menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada seluruh pendukung setia Laskar Mataram atas deretan hasil kurang memuaskan sejauh ini. Ia menegaskan komitmen dan jiwanya tidak pernah letih untuk membawa PSIM tetap bertahan dan bersaing di kasta tertinggi Liga 1.

Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan moral Pemerintah Kota Yogyakarta di tengah dinamika tim. "Bapak sebagai leader kota ini, saya tidak tahu harus berterima kasih bagaimana, karena dukungan moral dari Bapak kepada tim PSIM Jogja sangat berarti dan berharga sekali untuk kami," tuturnya.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan berharap dinamika internal tim dapat disikapi secara bijak oleh seluruh pihak, khususnya jajaran pendukung dan suporter.

"Pemerintah kota tentu sangat berharap PSIM ke depan bisa maju, tetapi yang kami butuhkan saat ini adalah bentuk dukungan support dari para suporter yang positif. Kami berharap suporter memberikan doa dan dukungannya kepada manajemen PSIM supaya kita bisa lebih baik lagi," ujar Wawan.

Follow jogjamonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kabarnusa.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks