Petugas Gabungan Evakuasi Wanita Diduga Depresi dari Area Berbahaya Pantai Parangtritis, Tas Korban Hanyut Terbawa Ombak

Penulis: Hendri Saputra  •  Kamis, 09 Juli 2026 | 23:17:01 WIB
Petugas gabungan melakukan evakuasi seorang wanita dari kawasan berbahaya Pantai Parangtritis.

BANTUL — Insiden penyelamatan terjadi di kawasan wisata Pantai Parangtritis saat seorang perempuan berjalan terlalu jauh ke arah laut. Warga dan wisatawan yang melihat langsung melaporkan kejadian itu kepada petugas jaga, mengingat kondisi ombak yang cukup besar pada Kamis sore.

Koordinator Jogo Segoro Wilayah Pantai Parangtritis-Depok, Arief Nugraha, mengungkapkan bahwa laporan dari masyarakat segera ditindaklanjuti. Tim gabungan bergerak menggunakan kendaraan operasional pantai menuju lokasi.

Pendekatan Khusus untuk Korban Depresi

"Berdasarkan indikasi awal dan kondisi psikologisnya saat dievakuasi, yang bersangkutan diduga sedang mengalami depresi berat," ujar Arief dalam keterangannya, Kamis malam.

Petugas tidak langsung menarik paksa korban. Mereka melakukan pendekatan persuasif dan membujuk perempuan tersebut agar bersedia kembali ke daratan. Upaya itu berjalan lancar, dan korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Identitas Korban Masih Didalami

Setelah dievakuasi, korban dibawa ke Posko SAR Pantai Parangtritis untuk mendapatkan penanganan awal. Pemeriksaan kesehatan dan pendampingan psikologis diberikan hingga kondisinya berangsur membaik dan mulai bisa diajak berkomunikasi.

Dalam keterangannya kepada petugas, perempuan itu mengaku kehilangan tas yang dibawanya. Tas tersebut hanyut terbawa arus dan berisi identitas pribadi yang diperlukan untuk proses pendataan.

Hingga Kamis malam, petugas kepolisian dan tim SAR masih melakukan pendalaman untuk memastikan identitas korban. Upaya menghubungi pihak keluarga juga terus dilakukan.

Imbauan untuk Wisatawan

Arief mengimbau seluruh pengunjung Pantai Parangtritis agar selalu mematuhi arahan petugas dan tidak mendekati area yang berpotensi membahayakan keselamatan. Menurutnya, wisatawan juga diminta segera melapor jika melihat seseorang yang membutuhkan bantuan atau menunjukkan kondisi berisiko.

"Kami mengimbau wisatawan dan pengunjung pantai untuk tidak sembarangan berenang ke laut, jika menginginkan bantuan bisa menghubungi petugas kami," kata Arief.

Petugas gabungan meningkatkan pengawasan di kawasan wisata pantai, terutama pada musim liburan dan akhir pekan, guna memastikan keamanan serta kenyamanan para pengunjung.

Reporter: Hendri Saputra
Sumber: jogjapolitan.harianjogja.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top