DI YOGYAKARTA — Solbakken mengungkapkan bahwa momen paling menyakitkan dalam sejarah Piala Dunia versinya adalah ketika Keegan gagal mencetak gol penentu kemenangan Inggris di Piala Dunia 1982. Saat itu, Keegan yang sedang dibekap cedera punggung parah masuk sebagai pemain pengganti melawan tuan rumah Spanyol, namun tak mampu menjebol gawang lawan.
"Penyesalan terbesar saya dalam sejarah Piala Dunia adalah Kevin Keegan tidak mencetak gol ketika ia masuk sebagai pemain pengganti melawan Spanyol pada 1982," ujar Solbakken kepada wartawan di Miami Stadium. "Dia adalah pahlawan besar saya. Saya harap Kevin baik-baik saja. Saya dengar dia sedikit sakit. Saya harap dia baik-baik saja karena dia adalah pahlawan besar saya."
Keterikatan emosional Solbakken dengan Keegan bukan tanpa alasan. Kecintaan Norwegia terhadap sepak bola Inggris berakar sejak 1969, ketika stasiun penyiaran publik NRK mulai menayangkan pertandingan liga Inggris setiap pekan selama musim libur panjang Norwegia. Hasilnya, hingga kini ribuan pendukung Norwegia rutin memadati stadion-stadion Inggris untuk menyaksikan klub favorit mereka, mulai dari Liverpool, Manchester United, Arsenal, hingga Wolves dan Ipswich.
"Saya pikir Brasil dan Inggris adalah dua negara terbesar yang bisa kami hadapi di Piala Dunia ini dalam hal sejarah," kata Solbakken. "Semua orang di Norwegia yang mengikuti sepak bola Inggris memiliki tim atau pemain favorit. Tim saya jelas Liverpool, tetapi Kevin adalah idola saya. Jadi saya sampaikan salam untuk Kevin. Teruslah berjuang."
Di sisi lain, Inggris kemungkinan besar akan menurunkan Marc Guéhi, Declan Rice, dan Reece James yang telah pulih dari cedera. Guéhi sempat bermasalah dengan hamstring, Rice kurang fit, dan James melewatkan tiga laga karena cedera hamstring. Namun, Jordan Henderson dipastikan absen karena patah pergelangan tangan, sementara Jarell Quansah menjalani sanksi larangan bermain dua pertandingan.
Sementara itu, Swiss kehilangan top skor mereka, Johan Manzambi, yang mengalami cedera lutut dan tidak bisa tampil melawan Argentina. Pelatih Murat Yakin mengaku sudah berusaha maksimal memulihkannya, namun hasilnya nihil.
"Johan Manzambi mengalami banyak rasa sakit. Ini kejutan bagi kami semua. Momentum ada di pihaknya, dan ada begitu banyak kegembiraan saat dia bermain sepak bola," ujar Yakin.
Pertanyaan pertama dalam konferensi pers Swiss tentu saja soal cara menghentikan Lionel Messi yang telah mencetak delapan gol. Yakin menegaskan timnya akan tampil kompak dan cerdas. "Kami akan mencoba melakukan pekerjaan di lapangan. Banyak bicara tidak berguna, pada akhirnya semuanya harus terbukti di lapangan," katanya.
Granit Xhaka mengakui tidak mungkin menghentikan Messi sepanjang 90 menit. "Kami harus sangat pintar. Kompak, tutup celah, jangan beri dia terlalu banyak ruang. Saat kami menguasai bola, dia tidak bisa banyak bergerak," ujar gelandang Bayer Leverkusen itu.
Laga Inggris vs Norwegia akan berlangsung di Miami dengan suhu di atas 30 derajat Celcius saat kick-off. Peringatan cuaca ekstrem telah dikeluarkan, namun risiko penundaan akibat badai diperkirakan rendah, dengan potensi gangguan hanya terjadi menjelang akhir waktu normal pertandingan.