Libur Sekolah, Kunjungan Wisatawan ke Sleman Tembus 921 Ribu Orang, Wisata Alam Jadi Primadona

Penulis: Hendri Saputra  •  Selasa, 14 Juli 2026 | 19:32:31 WIB
Wisatawan mengunjungi kawasan wisata alam di Kabupaten Sleman saat libur sekolah, dengan total kunjungan mencapai 921.851 orang.

SLEMAN — Lonjakan kunjungan wisatawan selama libur sekolah tahun ini terkonsentrasi pada akhir pekan. Data Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman menunjukkan, setelah puncak pada Sabtu (4/7), kunjungan harian tertinggi kedua tercatat pada Minggu (5/7) sebanyak 68.099 wisatawan.

Wisata Alam Kuasai Pasar, Kawasan Merapi Paling Diburu

Dari tiga kategori destinasi, wisata alam menjadi yang paling banyak diminati dengan 362.929 kunjungan selama periode libur sekolah. Kawasan Merapi masih menjadi primadona utama bagi wisatawan yang mencari pengalaman alam.

Wisata budaya menyusul dengan 191.221 kunjungan, di mana Candi Prambanan menjadi destinasi utama. Sementara itu, wisata buatan mencatat 171.708 kunjungan dengan Family Recreation Park sebagai lokasi favorit.

Wisatawan Mancanegara Hanya 1,72 Persen, Masih Didominasi Nusantara

Dari total 921.851 kunjungan, wisatawan mancanegara hanya tercatat sebanyak 15.830 orang atau sekitar 1,72 persen. Sisanya, 906.021 kunjungan, berasal dari wisatawan nusantara.

"Data menunjukkan kunjungan selama periode libur sekolah didominasi wisatawan nusantara sebanyak 906.021 orang atau 98,28 persen dari total kunjungan," kata Kus Endarto, Selasa (14/7).

Target Pemerataan Kunjungan di Luar Musim Liburan

Meski libur sekolah telah berakhir, Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman optimistis tren positif ini bisa berlanjut. Kus Endarto mengatakan pihaknya akan fokus pada peningkatan kualitas layanan dan promosi destinasi unggulan untuk menjaga kunjungan di luar musim puncak.

"Kami optimistis kunjungan wisatawan terus meningkat sepanjang 2026 dan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM," ujarnya.

Reporter: Hendri Saputra
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top