Evaluasi Semester II, Sekjen ATR/BPN Targetkan Capaian Kinerja 98 Persen untuk 2026

Penulis: Kemal Batubara  •  Kamis, 16 Juli 2026 | 21:50:31 WIB
Sekjen ATR/BPN Dalu Agung Darmawan memimpin pembukaan evaluasi kinerja triwulan II di Jakarta, Senin (30/6).

JAKARTA — Sekretaris Jenderal ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, menegaskan target capaian kinerja 2026 sebesar 98 persen harus sudah disiapkan strategi teknisnya sebelum akhir Juli. Arahan itu disampaikan dalam Pembukaan Evaluasi Kinerja Program, Kegiatan, dan Rencana Aksi Pelaksanaan Kegiatan Triwulan II Tahun 2026.

“Target capaian kita di tahun ini adalah 98%. Untuk mencapainya, harus sudah menyiapkan strategi teknis sebelum akhir Juli. Kepala Kanwil dan Kepala Kantah harus benar-benar mengetahui target prioritas di wilayahnya,” ujar Dalu Agung Darmawan dalam kegiatan yang berlangsung di Kementerian ATR/BPN, Jakarta.

Sistem Akuntabilitas Jadi Instrumen Utama

Menurut Sekjen ATR/BPN, Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) menjadi instrumen utama dalam pengelolaan program dan anggaran. SAKIP dinilai mampu mengukur setiap anggaran yang digunakan agar menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“SAKIP ini strategis bukan hanya melihat capaian tapi juga mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pelaporan dan evaluasi internalnya. Jadi kalau Tim Pembina melihat unsur-unsur SAKIP, saya pikir itu sudah mencerminkan kondisi pembinaan dan evaluasi program,” tutur Dalu Agung Darmawan.

Pengawasan Tematik untuk Program Strategis Nasional

Inspektur Jenderal ATR/BPN, Pudji Prasetijanto Hadi, menyatakan bahwa semester II akan menerapkan pengawasan secara tematik, terutama pada program-program strategis nasional. Skala anggaran yang besar menjadi alasan utama pengawasan ketat tersebut.

“Misal seperti Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Kalau outcome-nya tidak bermanfaat kepada masyarakat, itu celah sorotan dari para Aparat Penegak Hukum,” tegas Irjen ATR/BPN.

Evaluasi Mingguan untuk PTSL dan RDTR

Pudji Prasetijanto Hadi mengimbau para pimpinan satuan kerja melakukan evaluasi program kerja secara berkala. Ia meminta program PTSL dan RDTR dievaluasi per minggu agar kekurangan bisa segera diperbaiki.

“Mohon program PTSL dan RDTR ini senantiasa dievaluasi misal per minggu. Tujuannya, agar kita bisa memetakan program kita, kita bisa merasa bahwa program kita ada kekurangan di sana, makanya dievaluasi, diperbaiki,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah, Andi Tenri Abeng, serta Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama, Bahrun Munawir, turut menyampaikan paparan singkat terkait target capaian semester II 2026. Acara ini dihadiri langsung oleh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan diikuti secara daring oleh para Kepala Kanwil BPN Provinsi serta Kepala Kantah Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Reporter: Kemal Batubara
Sumber: jogja.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top