Unisa Yogyakarta Raih JBBA 2026 untuk Pendidikan Kesehatan Berbasis Pemberdayaan Perempuan, Targetkan Lahirkan Agen Perubahan

Penulis: Hendri Saputra  •  Senin, 20 Juli 2026 | 15:42:01 WIB
Unisa Yogyakarta menerima penghargaan JBBA 2026 di Sleman, Rabu (10/1).

SLEMAN — Universitas 'Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta memanfaatkan penghargaan JBBA 2026 sebagai momentum untuk memperkuat peran perempuan sebagai pilar utama dalam keluarga dan masyarakat. Wakil Rektor IV Unisa Yogyakarta, M. Ali Imron, mengatakan apresiasi ini menjadi pengingat bagi kampus untuk terus meningkatkan kontribusi sosialnya.

"Penghargaan ini menjadikan Unisa terus belajar agar semakin berdampak kepada masyarakat, terutama dalam hal pemberdayaan perempuan. Memang sejak awal Unisa lahir dari organisasi perempuan terbesar di Indonesia," ujarnya, Rabu.

Fokus pada Advokasi Kesehatan Reproduksi

Pemimpin Redaksi Harian Jogja, Anton Wahyu Prihartono, menjelaskan bahwa Unisa dinilai memiliki fokus kuat pada penguatan peran perempuan. Salah satu program yang menjadi perhatian adalah Program Studi Kebidanan yang tidak hanya mengajarkan aspek klinis, tetapi juga advokasi hak-hak kesehatan reproduksi perempuan.

"Data menunjukkan lulusan Unisa memiliki daya serap tinggi di fasilitas kesehatan," katanya.

Program Unggulan untuk Perempuan Berdaya

Penghargaan JBBA 2026 diharapkan menjadi motivasi bagi Unisa untuk terus berinovasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kampus ini menargetkan lahirnya lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Komitmen tersebut sejalan dengan upaya Unisa dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Tema Lokal dalam Penilaian JBBA 2026

JBBA merupakan event bergengsi yang digelar Harian Jogja. Mengusung tema "Smartly Cultured, Sustainably Driven", ajang ini menempatkan nilai filosofi lokal Hamemayu Hayuning Bawana sebagai dasar penilaian. Konsep ini menekankan harmoni antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian budaya, serta tanggung jawab terhadap lingkungan dan sosial.

Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan, institusi, dan organisasi yang dinilai mampu tumbuh secara berkelanjutan sekaligus memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.

Reporter: Hendri Saputra
Sumber: harianjogja.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top