5 Hape 5G di Bawah Rp5 Juta di Indonesia 2026, Ini Pilihannya

Penulis: Indra Firmansyah  •  Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:43:01 WIB
REDMI Note 17 5G menawarkan baterai 7.700 mAh dan layar AMOLED 6,99 inci.

DI YOGYAKARTA — Kelangkaan komponen memori menekan pasokan dan harga smartphone, membuat perangkat 5G di bawah Rp5 juta makin sulit ditemukan di Indonesia pada 2026. Meski begitu, sejumlah merek masih menyediakan opsi yang mengandalkan baterai jumbo, layar AMOLED, hingga desain ramping. Berikut lima hape 5G yang harganya masih masuk kantong konsumen tanah air.

Kelangkaan komponen memori tidak hanya berdampak pada harga laptop dan SSD. Pasokan chip memori yang seret turut mendorong biaya produksi ponsel naik, sehingga segmen 5G di bawah Rp5 juta kini jauh lebih terbatas dibanding dua tahun lalu.

Ketersediaan stok antarwilayah juga berbeda-beda. Beberapa model hanya hadir dalam jumlah terbatas, sementara varian lain sempat dijual dengan harga promo sebelum kembali ke harga normal.

Mengapa Hape 5G Murah Makin Langka

Kenaikan harga komponen memori membuat produsen menaikkan harga jual atau memangkas spesifikasi pada model entry-level. Alhasil, konsumen yang ingin beralih ke jaringan 5G dengan anggaran terbatas harus lebih jeli membandingkan spesifikasi.

Daftar berikut disusun berdasarkan ketersediaan perangkat di Indonesia, bukan peringkat. Fokusnya pada model yang masih dijual resmi dan menyasar segmen menengah ke bawah.

1. REDMI Note 17 5G

Xiaomi merilis model ini bersamaan dengan REDMI Note 17 4G, REDMI Note 17 Pro 5G, dan REDMI Note 17 Pro Max. Spesifikasinya mirip versi vanilla, termasuk layar AMOLED 6,99 inci resolusi Full HD+ dengan refresh rate 120Hz.

Baterainya berkapasitas 7.700 mAh, salah satu yang terbesar di kelasnya. Kamera utama 50 MP dipasang di belakang, sementara kamera depan 16 MP. Perangkat menjalankan Xiaomi HyperOS 3 dengan fitur Google Gemini dan Circle to Search.

Pembeda utama ada di chipset Snapdragon 4 Gen 4, sedangkan versi 4G memakai Snapdragon 6s 4G Gen 2. Varian RAM 6 GB + storage 128 GB dijual Rp4.599.000, sementara varian 8 GB + 256 GB dibanderol Rp5,2 juta. Keduanya sempat dipromokan di bawah Rp5 juta, yakni Rp4,3 juta dan Rp4,75 juta.

2. OPPO A6t Pro 5G

OPPO membekali model ini dengan baterai jumbo 7.000 mAh dan fast charging 80W. Menurut OPPO, baterai tersebut bisa terisi penuh hanya dalam 64 menit.

Layarnya berupa LCD 6,75 inci beresolusi HD+ dengan refresh rate 120Hz. Dapur pacunya chipset MediaTek Dimensity 6300, pilihan yang umum di kelas menengah bawah.

Di bagian belakang terdapat kamera utama 50 MP dan sensor monokrom 2 MP, sedangkan kamera depan beresolusi 16 MP. Perangkat sudah dilengkapi NFC dan mengantongi sertifikasi IP69 untuk ketahanan terhadap debu dan air.

3. vivo T5 Pro 5G

vivo menyebut T5 Pro sebagai smartphone all-rounder. Peluncurannya menandai kebangkitan seri T di Indonesia setelah terakhir kali menghadirkan T1 Pro pada 2022, jeda sekitar empat tahun.

Desainnya mengusung bahasa serba flat, mulai dari layar, back cover, hingga frame. Bodinya memiliki rating IP65. Layar AMOLED 6,77 inci beresolusi 2.392 x 1.080 piksel, refresh rate 120 Hz, dukungan HDR10+, dan kecerahan maksimal 3.000 nits.

Chipset yang dipakai adalah MediaTek Dimensity 7400-Turbo, dipadukan RAM LPDDR4X 8 GB dan storage UFS 3.1 dengan opsi 128 GB atau 256 GB. Sistem operasinya OriginOS 6 berbasis Android 16, dengan janji dua kali update Android dan empat tahun security patch.

Baterai 6.500 mAh memakai teknologi BlueVolt. vivo mengklaim perangkat ini bertahan hingga 12 jam untuk bermain Mobile Legends: Bang Bang dan PUBG Mobile. Charging didukung 90W FlashCharge dan Bypass Charging 2.0.

4. Infinix NOTE Edge 5G+

Infinix mengedepankan desain ramping setebal 7,2 mm, tapi tetap menyematkan baterai 6.500 mAh dengan charging 45W. Layarnya 3D curved beresolusi 1.5K dengan kecerahan puncak 4.500 nits.

Perlindungan layar memakai Corning Gorilla Glass 7i, sementara bodinya bersertifikasi IP65. Infinix menyebut perangkat ini sebagai yang pertama dibekali SoC MediaTek Dimensity 7100 5G.

Kamera utamanya 50 MP dengan sensor besar. Ada fitur Live Photo Mode yang memungkinkan perekaman klip tiga detik lengkap dengan audio, lalu pengguna bisa memilih frame terbaik atau mengubahnya menjadi GIF dan video pendek.

5. TECNO POVA 8 5G

Selain konektivitas 5G, daya tahan baterai jadi unggulan utama model ini. Kapasitasnya 8.000 mAh, diklaim bertahan lebih dari 60 jam untuk telepon, 85 jam memutar musik, hingga 14 jam bermain game MOBA.

Desainnya mengusung gaya futuristik yang jadi ciri khas lini POVA belakangan ini. Ada elemen unik di bodi belakang berupa Alive Matrix Display yang menampilkan efek pencahayaan interaktif.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli

Harga promo sering kali hanya berlaku dalam periode singkat dan stoknya terbatas. Sebaiknya cek ketersediaan di kanal resmi merek atau marketplace sebelum memutuskan.

Perhatikan juga kebijakan pembaruan sistem operasi. vivo T5 Pro, misalnya, menjanjikan empat tahun security patch, sementara model lain belum tentu memberikan komitmen serupa.

Bagi pelaku bisnis digital, segmen ini tetap relevan sebagai perangkat kerja lapangan maupun uji coba aplikasi di jaringan 5G. Sementara bagi investor, dinamika harga komponen memori akan menentukan seberapa agresif merek-merek besar mempertahankan lini entry-level 5G di pasar Indonesia sepanjang tahun.

Reporter: Indra Firmansyah
Sumber: gadget.jagatreview.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top