Pencarian

Star Wars Battlefront 3 Disebut Digarap DICE dan Respawn, Bungie Tersingkir

Kamis, 22 Oktober 2026 • 11:23:01 WIB
Star Wars Battlefront 3 Disebut Digarap DICE dan Respawn, Bungie Tersingkir
CEO Bulkhead Games, Joe Brammer, menyebut Star Wars Battlefront 3 dikembangkan DICE bersama Respawn tanpa konfirmasi resmi dari EA maupun Lucasfilm.

DI YOGYAKARTA — Star Wars Battlefront 3 disebut tengah dikembangkan DICE bersama Respawn Entertainment, menggeser Bungie yang sebelumnya masuk daftar kandidat. Klaim ini datang dari CEO Bulkhead Games, Joe Brammer, lewat media sosial, tanpa konfirmasi resmi dari EA maupun Lucasfilm. Jika akurat, proyek ini memadukan keahlian DICE di pertempuran multiplayer skala besar dengan pengalaman Respawn di genre aksi-shooter.

Joe Brammer menyampaikan informasi tersebut melalui unggahan di media sosial, tanpa menyertakan bukti dokumen atau pernyataan resmi pihak terkait. Sampai sekarang, EA dan Lucasfilm belum mengeluarkan pernyataan apa pun soal kebenaran klaim itu. Publik pun diminta menimbangnya sebagai rumor, bukan fakta final.

Dari Mana Rumor Ini Berasal

Wacana Battlefront 3 pertama kali muncul lewat kolom Quartermann di Electronic Gaming Monthly. Laporan itu menyebut Lucasfilm sedang mencari mitra pengembang, dengan DICE sebagai kandidat utama dan Bungie sebagai opsi cadangan.

Jurnalis Jeff Grubb kemudian ikut membahas laporan tersebut. Ia menyambut baik kemungkinan seri Battlefront kembali hidup, tetapi meragukan peluang Bungie menggarap proyek itu.

Mengapa DICE dan Respawn Masuk Hitungan

DICE bukan nama baru di waralaba ini. Studio tersebut menggarap Star Wars Battlefront pada 2015 dan Star Wars Battlefront II pada 2017.

Battlefront II sempat diterpa kontroversi besar soal sistem progresi dan loot box saat peluncuran. Meski begitu, popularitasnya bertahan bertahun-tahun, dan kebangkitan jumlah pemain belum lama ini disebut menjadi alasan Lucasfilm mempertimbangkan kelanjutan seri.

Respawn menambah daya tarik tersendiri. Studio itu sudah mengembangkan seri Star Wars Jedi untuk EA, sehingga punya pengalaman membangun pertarungan bernuansa semesta Star Wars.

Kombinasi keduanya dinilai bisa saling melengkapi: DICE di pertempuran multiplayer, Respawn di sisi aksi dan naratif. Namun, belum ada kepastian siapa menangani aspek apa, apakah kampanye cerita, desain gameplay, atau dukungan teknis.

Lisensi Star Wars Kini Lebih Terbuka

Perubahan kandidat pengembang ini juga mencerminkan peta lisensi game Star Wars yang bergeser. Kesepakatan eksklusif EA berakhir pada 2023, sehingga Lucasfilm kini bisa menggandeng lebih banyak publisher dan studio.

Kebebasan itu membuka peluang kolaborasi lintas studio seperti yang dirumorkan. Tapi kelonggaran lisensi tidak otomatis mempercepat produksi.

Belum Ada Platform dan Jadwal Rilis

Hingga kini, tidak ada pengumuman resmi soal platform, jadwal peluncuran, maupun tanggal pengungkapan game. Semua pihak yang disebut, termasuk EA, DICE, Respawn, dan Lucasfilm, masih bungkam.

Bagi penggemar, kabar ini memang menghidupkan harapan setelah bertahun-tahun seri Battlefront vakum. Tetapi tanpa konfirmasi resmi, status proyek masih abu-abu dan bisa berubah kapan saja.

Follow jogjamonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jagatplay.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks