KEDIRI — Laga kandang Persik Kediri melawan PSS Sleman digelar di tengah jadwal padat kedua tim. Persik baru saja menelan kekalahan 0-1 dari Persib Bandung pada laga tandang Minggu (18/10), sementara PSS bermain imbang 2-2 dengan Persebaya.
Marcos Reina menyebut jadwal rapat menjadi tantangan bersama bagi semua tim. Ia menilai kemenangan hanya bisa diraih jika skuadnya tampil maksimal di hadapan pendukung sendiri.
"Saya kira semua tim harus siap menjalankan jadwal padat ini. Kami harus tampil maksimal jika ingin menang, begitu pula PSS Sleman. Kami akan memaksimalkan dukungan penonton untuk meraih hasil terbaik," kata Reina, dikutip dari laman resmi I.League, Kamis.
Fokus Pemulihan Pemain di Tengah Jadwal Padat
Pelatih asal Spanyol itu menyatakan kebugaran pemain menjadi prioritas utama tim pelatih. Penanganan fisik yang tepat dinilai kunci agar performa skuad tidak menurun.
"Dengan kondisi jadwal padat, kami harus pintar melakukan pemulihan. Kami berusaha menjaga situasi ruang ganti terasa nyaman bagi pemain. Kami mengutamakan faktor humanisme kepada pemain. Penanganan fisik yang tepat akan membuat performa tim tetap terjaga," tutur Reina.
Di kubu lawan, pelatih PSS Sleman Pieter Huistra memilih tetap tinggal di Surabaya untuk menyiapkan tim menghadapi Persik Kediri. Keputusan itu diambil agar persiapan berjalan lebih efisien.
Karakter Permainan Agresif Jadi Andalan Persik
Reina menegaskan skuadnya tidak akan mengubah pendekatan permainan saat menjamu PSS. Chemistry antarpemain dinilai sudah terjalin baik dan menjadi modal untuk merebut poin penuh.
"Kami akan bermain dengan karakter tim ini. Chemistry para pemain sudah terjalin bagus. Kami hampir mendapatkan poin saat melawan Persib Bandung. Game plan itu juga tetap kami terapkan lawan PSS Sleman nanti," ujar Reina.
Persik saat ini menempati peringkat kesembilan klasemen sementara Super League 2026/2027 dengan tujuh poin. PSS Sleman berada di peringkat 15 dengan empat poin.
Peluang Persik Menjauh dari Papan Tengah
Kemenangan atas PSS akan mengangkat posisi Persik di klasemen sekaligus menjauhkan tim dari tekanan papan bawah. Sebaliknya, PSS membutuhkan poin untuk keluar dari zona rawan.
Duel di Stadion Brawijaya menjadi ujian bagi kedua tim dalam mengelola rotasi pemain di tengah jadwal yang berdekatan. Reina memastikan timnya tetap agresif sejak menit awal demi tiga poin di kandang.