DI YOGYAKARTA — PT Gapura Angkasa menangani pesawat kargo Boeing 777 Freighter (B777F) milik Qatar Airways Cargo untuk mengangkut logistik MotoGP Mandalika 2026 di Bandara Internasional Lombok. Penanganan mencakup kargo, safety car, hingga pendampingan para pembalap sejak kedatangan sampai keberangkatan kembali.
Operasi kargo berlangsung di Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat, dengan melibatkan sejumlah pemangku kepentingan. Gapura Angkasa bertanggung jawab atas penanganan pesawat dan kargo sejak kedatangan hingga keberangkatan kembali. Seluruh tahapan dijalankan dengan mengutamakan keselamatan, keamanan, dan ketepatan waktu.
Ketepatan mobilisasi logistik dinilai krusial bagi ajang balap motor internasional seperti Pertamina Grand Prix of Indonesia. Keterlambatan satu komponen bisa mengganggu jadwal persiapan tim dan pembalap di sirkuit.
Qatar Airways Cargo mengoperasikan Boeing 777 Freighter untuk mengangkut berbagai kebutuhan MotoGP tahun ini. Muatannya meliputi kendaraan logistik, safety car, serta perlengkapan pendukung operasional.
Pesawat kargo berkapasitas besar itu dipilih karena mampu membawa peralatan bervolume tinggi dalam sekali angkut. Alur bongkar muat di apron bandara menjadi titik paling menentukan dalam rangkaian operasi ini.
Selain kargo, Gapura Angkasa menyediakan layanan premium VIP Services Assistant JOUMPA. Layanan ini mencakup penjemputan dan pendampingan bagi para pembalap MotoGP yang tiba di Bandara Internasional Lombok.
Pendampingan tersebut mempercepat proses kedatangan para pebalap. Mereka tidak perlu melewati antrean panjang dan bisa langsung menuju lokasi persiapan.
Direktur Utama PT Gapura Angkasa, Ichwan F. Agus, menyatakan perusahaan telah terlibat mendukung MotoGP Mandalika sejak 2022. Pengalaman itu memperkuat komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas layanan penerbangan dan logistik nasional.
"Sejak tahun 2022 hingga kini, Gapura Angkasa terus dipercaya mendukung penyelenggaraan MotoGP Mandalika. Sinergi bersama seluruh stakeholders semakin memperkuat komitmen kami dalam menghadirkan layanan penerbangan dan logistik yang aman, profesional, dan berstandar internasional. Keberhasilan ini merupakan hasil dedikasi seluruh pihak yang terlibat," ujar Ichwan dalam keterangan tertulisnya.
Kelancaran pergerakan pesawat dan barang bergantung pada koordinasi erat antar pihak. Penyedia jasa ground handling, operator kargo udara, pengelola bandara, dan instansi terkait harus bergerak dalam satu alur yang sama.
Gapura Angkasa bergerak di bidang ground handling, penanganan kargo, serta layanan pendampingan penumpang JOUMPA. Sementara Qatar Airways Cargo merupakan divisi kargo udara Qatar Airways yang melayani transportasi logistik global.
Keterlibatan kedua perusahaan menunjukkan kontribusi sektor jasa kebandarudaraan terhadap mobilitas penerbangan dan distribusi logistik acara internasional. Bandara Internasional Lombok kembali menjadi pintu masuk utama kebutuhan MotoGP Mandalika tahun ini.