Latihan Taekwondo di Alam Terbuka, 20 Anggota Fifty Up Yogyakarta Asah Kemampuan dan Pererat Silaturahmi di Sleman

Penulis: Jamal Nasution  •  Selasa, 26 Mei 2026 | 18:58:24 WIB
Latihan Taekwondo Fifty Up Yogyakarta digelar di alam terbuka untuk meningkatkan semangat dan kebugaran.

SLEMAN — Suasana berbeda terasa dalam latihan rutin Fifty Up Taekwondo Yogyakarta pekan lalu. Jika biasanya berlatih di dalam dojang, kali ini para anggota memilih area terbuka di kawasan Kemiri, Purwobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Latihan yang dipimpin langsung Pelatih Utama Master Sutopo itu diikuti sekitar 20 anggota. Mereka adalah para senior dan praktisi taekwondo yang masuk kategori usia 50 tahun ke atas—yang dalam istilah bela diri asal Korea itu disebut Fifty Up.

Mengapa Latihan Dipindah ke Alam Terbuka?

Master Sutopo mengatakan perubahan lokasi ini sengaja dilakukan untuk memberikan suasana baru. Menurutnya, latihan di alam terbuka bisa memunculkan semangat baru dan mengurangi kejenuhan yang kerap dirasakan saat berlatih di tempat yang sama terus-menerus.

"Di usia yang sudah tak muda lagi perlu dilakukan latihan di alam terbuka agar kita tetap semangat dan hidupnya pun lebih semangat lagi," ujar Master Sutopo di sela kegiatan.

Ia menambahkan, tempat latihan dengan suasana baru akan memotivasi anggota untuk terus berlatih. "Karena dengan latihan yang terus bertambah maka semangat hidupnya juga bertambah," tegasnya.

Rutin Tiga Bulan Sekali, Lokasi Berganti-ganti

Fifty Up Taekwondo Yogyakarta tidak hanya berlatih di satu tempat. Salah satu anggota, Priyo, mengungkapkan bahwa latihan bersama di alam terbuka ini direncanakan digelar rutin setiap tiga bulan sekali dengan lokasi yang berbeda-beda.

"Sebelumnya latihan bersama juga pernah digelar di Candi Boko, Candi Prambanan, dan di Pantai," tandas Priyo.

Ketua Fifty Up Taekwondo Yogyakarta, Dyah Probowati, mengaku bangga karena latihan bersama kembali bisa digelar setelah vakum cukup lama akibat kesibukan masing-masing anggota. "Kami tentu bangga karena hari ini bisa lagi dilaksanakan latihan bersama, menyenangkan dan bisa tambah kebugaran," katanya.

Dyah menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar olahraga. "Anggota kami kan usia sudah lansia sehingga melalui latihan bersama bisa jadi bahagia dan berkumpul bangun silaturahmi," ujarnya.

Dukungan Anggota: Sehat, Bugar, dan Akrab

Anggota lainnya, Gunawan, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya latihan bersama ini. Ia menilai kegiatan semacam ini efektif memperkuat keakraban antaranggota sekaligus menjaga kesehatan fisik.

"Saya dukung latihan bersama seperti ini. Bahkan perlu kita rutinkan. Supaya kita lebih akrab lagi, sehat dan bugar agar hidup kita tetap semangat," kata Gunawan.

Fifty Up Taekwondo Yogyakarta menjadi kelompok pertama untuk kategori usia 50 tahun ke atas dalam dunia taekwondo di Yogyakarta. Latihan rutin di luar dojang ini menjadi bukti bahwa semangat berlatih bela diri tidak mengenal usia.

Reporter: Jamal Nasution
Sumber: nusantaraabadinews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top