JAKARTA — Program beasiswa ini menyasar mahasiswi jenjang diploma dan profesi di 11 program studi kesehatan, mulai dari Keperawatan, Kebidanan, hingga Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi. Selain bantuan biaya pendidikan, penerima beasiswa juga mendapat pelatihan pengembangan kapasitas dan mentoring dalam ekosistem pembelajaran Yayasan Khouw Kalbe.
Dana pendidikan yang diberikan mencakup biaya UKT, SKS, praktik, hingga uji kompetensi. Khusus mahasiswa jenjang diploma, tersedia bantuan biaya penelitian maksimal Rp 3 juta yang diberikan satu kali pada tahun akhir masa studi. Sementara itu, penerima jenjang profesi memperoleh dana penunjang kapasitas sebesar Rp 1,2 juta per semester.
Beasiswa ini terbuka untuk mahasiswi dari program studi Keperawatan (Diploma dan Profesi), Kebidanan (Diploma dan Profesi), Gizi dan Dietetika (Diploma dan Profesi), Farmasi (Diploma), Sanitasi Lingkungan (Diploma), Teknik Laboratorium Medik (Diploma), Kesehatan Gigi (Diploma), Promosi Kesehatan (Diploma), Fisioterapi (Diploma dan Profesi), serta Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi (Diploma).
Pendaftar wajib berstatus WNI perempuan dan belum menikah. Untuk jenjang diploma D3/D4, usia maksimal 24 tahun, sementara jenjang profesi maksimal 27 tahun. Mahasiswi D4 lanjutan yang berada di semester 3 wajib memiliki IPK minimal 3,30, sedangkan jenjang profesi minimal 3,75. Peserta juga harus aktif dalam organisasi atau kemasyarakatan dan bersedia menjadi YKK Ambassador.
Setiap pendaftar wajib membuat esai refleksi diri tulisan tangan sebanyak 250–450 kata. Khusus jenjang profesi, peserta juga harus mengunggah video berdurasi 60 detik di Instagram atau TikTok yang menjelaskan alasan pengabdian di wilayah Daerah Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK).
Pendaftaran berlangsung pada 8–30 Juni 2026. Seleksi administrasi berjalan pada 1–27 Juli 2026, disusul pengumuman administrasi pada 28 Juli 2026. Tes penulisan esai online digelar 1 Agustus 2026, dan tes wawancara online pada 21 Agustus–14 September 2026. Pengumuman akhir dijadwalkan pada 16 September 2026.
Calon pendaftar perlu menyiapkan KTP, Kartu Keluarga, pas foto 4x6 format JPG, rapor kelas 10–12, KHS semester 1 (untuk D4 semester 3), ijazah dan transkrip nilai (untuk jenjang profesi), surat keterangan mahasiswa aktif, surat rekomendasi, serta hasil scan esai tulisan tangan. Pendaftaran dilakukan melalui laman resmi SIBK Kemenkes.