DI YOGYAKARTA — Setelah sukses menggebrak pasar mobil listrik murni (BEV) lewat model seperti Atto 3 dan Seal, BYD kini mengincar segmen MPV medium hibrida yang selama ini nyaman dikuasai Toyota. Langkah ini terkonfirmasi melalui data yang dihimpun redaksi dari berbagai sumber resmi agen pemegang merek (APM) per Juni 2026.
BYD M6 DM tidak sekadar menempelkan motor listrik pada mesin bensin. Pabrikan asal China ini membawa teknologi DM-i (Dual Mode-intelligent) yang memungkinkan mobil beroperasi sebagai hybrid seri, paralel, atau listrik murni tergantung kondisi berkendara.
Keunggulan utama yang diusung adalah penggunaan Blade Battery, baterai LFP (Lithium Ferro Phosphate) yang terkenal lebih aman dan tahan lama. Klaim efisiensi bahan bakar yang "sangat superior" dengan jarak tempuh kombinasi fantastis menjadi senjata utama BYD untuk menarik konsumen yang masih ragu beralih ke mobil listrik penuh.
Meski daftar harga resmi untuk BYD M6 DM belum dirilis secara detail dalam data yang ada, posisinya di segmen MPV hibrida diprediksi akan agresif. Ciri khas produk Tiongkok yang menawarkan fitur berlimpah dengan harga kompetitif diproyeksikan menjadi strategi utama BYD.
Langkah ini jelas menjadi sinyal kuning bagi Toyota Innova Zenix Hybrid yang selama ini menjadi volume maker di kelasnya. Dengan reputasi BYD yang kuat dalam pengembangan baterai, M6 DM menawarkan alternatif segar bagi keluarga Indonesia yang menginginkan kendaraan irit namun tidak ingin kompromi soal teknologi.
BYD bukan satu-satunya pemain baru. Data dari berbagai APM menunjukkan peta persaingan kendaraan hibrida di Indonesia makin ramai. Raksasa Jepang seperti Toyota dan Suzuki masih mendominasi dari segi jumlah model, namun pabrikan China seperti GWM (Haval, Tank), Chery, dan Wuling terus menekan dengan fitur melimpah di rentang harga yang sama.
Untuk segmen entry-level, Suzuki masih menjadi yang paling terjangkau lewat teknologi SHVS pada Ertiga, XL7, dan Fronx dengan harga Rp 270 jutaan hingga Rp 330 jutaan. Sementara Toyota memiliki lini hybrid paling gemuk, mulai dari Veloz Hybrid hingga Alphard HEV.
Berikut adalah daftar harga beberapa model hybrid yang tercatat mengalami penyesuaian atau tetap bertahan di pasaran:
Dengan masuknya BYD M6 DM, konsumen Indonesia kini memiliki opsi MPV hibrida yang tidak hanya hemat, tetapi juga dibekali teknologi baterai mutakhir. Pertarungan di segmen ini dipastikan akan semakin sengit sepanjang tahun 2026.