3 Jenis BBM Pertamina di Jogja Turun Harga per 1 Juli 2026, Pertamina Dex Paling Boncos Rp 3.650

Penulis: Kemal Batubara  •  Rabu, 01 Juli 2026 | 15:30:31 WIB
Pertamina resmi menurunkan harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex di Yogyakarta mulai 1 Juli 2026.

YOGYAKARTA — Penurunan harga BBM nonsubsidi Pertamina berlaku serentak di seluruh Indonesia, termasuk DI Yogyakarta, per Rabu (1/7/2026). Tiga produk yang mengalami penyesuaian harga adalah Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Kebijakan ini merupakan hasil evaluasi berkala yang merujuk pada dinamika harga minyak dunia dan mekanisme pasar yang berlaku. Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyatakan bahwa langkah ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah.

"Tentunya langkah penyesuaian ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah," ujar Kitty dalam keterangan resmi yang dikutip Rabu (1/7/2026).

Daftar Harga BBM Pertamina di Jogja per 1 Juli 2026

Untuk wilayah DI Yogyakarta, harga Pertamax Turbo turun dari Rp 20.750 menjadi Rp 19.300 per liter. Dexlite terkoreksi dari Rp 23.000 menjadi Rp 19.700 per liter. Sementara Pertamina Dex turun paling dalam, dari Rp 24.800 menjadi Rp 21.150 per liter.

Adapun harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar tidak mengalami perubahan. Pertalite masih dijual Rp 10.000 per liter, sementara Biosolar Rp 6.800 per liter. Harga Pertamax reguler juga tetap di angka Rp 16.250 per liter.

Mengapa Harga BBM Nonsubsidi Bisa Turun?

Penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan secara periodik oleh Pertamina. Mekanismenya mengacu pada fluktuasi harga minyak mentah di pasar global serta nilai tukar rupiah. Jika tren harga minyak dunia menurun, maka harga jual BBM nonsubsidi di dalam negeri ikut terkoreksi.

Selain itu, Pertamina juga mempertimbangkan aspek fiskal dan daya beli masyarakat dalam setiap evaluasi. Kebijakan ini berbeda dengan BBM bersubsidi yang harganya ditetapkan pemerintah dan tidak berubah mengikuti pasar.

Harga BBM di Jogja vs Wilayah Lain

Harga BBM nonsubsidi di DI Yogyakarta sama dengan wilayah Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Timur. Untuk Pertamax Turbo misalnya, seluruh wilayah Jawa dibanderol Rp 19.300 per liter. Sementara di Sumatera Utara, harganya lebih mahal yakni Rp 19.750 per liter.

Perbedaan harga ini disebabkan oleh struktur biaya distribusi dan logistik di masing-masing daerah. Wilayah yang jauh dari kilang atau memiliki medan sulit biasanya menanggung ongkos kirim lebih tinggi, sehingga harga jualnya lebih mahal.

Untuk informasi lebih lengkap, konsumen dapat mengecek harga terkini melalui aplikasi MyPertamina atau langsung di SPBU terdekat.

Reporter: Kemal Batubara
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top