Trotoar di Wirobrajan Jogja Diadopsi Warga Lewat Gerakan Bapak Asuh, Surat Kesanggupan Diteken

Penulis: Jamal Nasution  •  Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09:31 WIB
Petugas kelurahan Wirobrajan sosialisasi Gerakan Bapak Asuh Trotoar kepada warga dan pelaku usaha.

JOGJA — Mantri Pamong Praja Kemantren Wirobrajan, Rahmi Anggraini, mengatakan inovasi ini dirancang untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam merawat fasilitas publik. Trotoar, menurutnya, bukan sekadar jalur pejalan kaki, melainkan bagian dari wajah kawasan yang harus dijaga bersama.

“Melalui gerakan ini kami ingin membangun kolaborasi seluruh elemen masyarakat agar bersama-sama menjaga kebersihan dan kerapian trotoar sebagai ruang publik yang aman dan nyaman,” ujarnya, Jumat (3/7/2026).

Empat Ruas Jalan Disasar, Petugas Turun ke Lapangan

Lurah Wirobrajan, Sri Suwardani, menjelaskan seluruh pegawai kelurahan diterjunkan melakukan sosialisasi langsung di Jalan R.E. Martadinata, Pierre Tendean, S. Parman, dan Patangpuluhan. Sasaran meliputi tempat usaha, rumah warga, perkantoran, serta rumah ibadah yang berada di tepi jalan utama.

Dalam kunjungan itu, petugas memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan trotoar sebagai fasilitas publik yang digunakan bersama. Setiap penanggung jawab lokasi diminta mengisi dan menandatangani Surat Kesanggupan sebagai bentuk komitmen berkelanjutan.

Antusiasme Warga Jadi Modal Keberlanjutan

Kelurahan Wirobrajan mengapresiasi sambutan positif dari para pemilik usaha, warga, pengelola perkantoran, maupun pengurus rumah ibadah. Komitmen yang telah dituangkan dalam surat kesanggupan diharapkan diwujudkan melalui aksi nyata, bukan sekadar formalitas.

Rahmi berharap pendekatan langsung ini mampu menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan sekitar. Menurutnya, Gerakan Bapak Asuh Trotoar tidak hanya berfokus pada kebersihan fisik, tetapi juga mendorong tumbuhnya budaya gotong royong dan kepedulian terhadap ruang publik.

“Melalui gerakan ini, kami ingin membangun kolaborasi seluruh elemen masyarakat agar bersama-sama menjaga kebersihan dan kerapian trotoar sebagai ruang publik yang aman dan nyaman,” pungkasnya.

Reporter: Jamal Nasution
Sumber: jogjapolitan.harianjogja.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top