DI YOGYAKARTA — Berdasarkan data yang dihimpun hingga pukul 21.30 WIB, dampak erupsi Gunung Anak Krakatau terasa sangat luas. Dari total 1.039 penerbangan yang terdampak, sebanyak 746 di antaranya merupakan rute domestik, 272 penerbangan internasional, dan 21 penerbangan kargo.
Assistant Deputy Communication & Legal Bandara Soekarno-Hatta, Yudistiawan, menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan akumulasi dari tiga jenis gangguan. "Berdasarkan data penerbangan pukul 21.30 WIB, terdapat 1.039 penerbangan terdampak, akumulasi dari pembatalan penerbangan, keterlambatan penerbangan, pengalihan pendaratan penerbangan ke bandara lain, dan sebagainya," katanya di Tangerang, Ahad (7/9/2026).
Artinya, sebagian pesawat terpaksa tidak beroperasi, sebagian lainnya terbang dengan penundaan jadwal, dan sejumlah pesawat yang seharusnya mendarat di Soetta dialihkan ke bandara alternatif.
Bus Gratis ke Empat Kota dan Posko Darurat Disiapkan
Menghadapi situasi ini, InJourney Airports tidak tinggal diam. Manajemen langsung mengaktifkan layanan Service Recovery Activation (SRA) untuk membantu para penumpang yang terdampak. Sebagai langkah awal, bandara menyediakan makanan dan minuman ringan di sejumlah titik.
Yang lebih menarik, pengelola bandara juga menyiapkan layanan bus gratis untuk membantu mobilitas penumpang. "InJourney Airports menyiapkan layanan bus gratis dengan tujuan Yogyakarta, Solo, Semarang dan Surabaya. Pada tahap awal, sebanyak 8 bus disiapkan, masing-masing 2 bus untuk setiap tujuan, dengan keberangkatan pertama pada hari ini pukul 21.00 WIB," ungkap Yudistiawan.
Layanan bus ini menjadi solusi alternatif bagi penumpang yang harus melanjutkan perjalanan darat. Pendaftaran bus gratis dapat dilakukan di posko yang telah didirikan di Terminal 1, Terminal 2, dan Terminal 3.
Area Istirahat Tambahan dan Koordinasi Maskapai
Untuk kenyamanan penumpang yang harus menunggu lama, bandara juga menyiapkan area istirahat tambahan. Employee Lounge di terminal dialihfungsikan sebagai ruang istirahat agar penumpang tidak berdesakan di ruang tunggu biasa.
Manajemen Bandara Soetta juga membuka posko khusus di Terminal 1B untuk memperkuat koordinasi di lapangan. Sementara itu, masing-masing maskapai penerbangan telah membuka layanan di setiap terminal untuk memberikan informasi terbaru dan opsi penanganan bagi penumpangnya.
Yudistiawan menambahkan, informasi detail mengenai layanan bus akan disampaikan langsung oleh staf bandara di terminal. Penumpang yang membutuhkan bantuan dapat segera mendatangi posko terdekat untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.
Erupsi Gunung Anak Krakatau yang terletak di perairan Selat Sunda ini menjadi pengingat akan kerentanan operasional penerbangan di Indonesia terhadap aktivitas vulkanik. Bandara Soetta sendiri merupakan gerbang udara utama Indonesia dengan lalu lintas penumpang tertinggi di tanah air, sehingga gangguan seperti ini berdampak signifikan pada konektivitas nasional maupun internasional.