3 Wejangan Sultan HB X untuk Veda Ega, Pebalap Muda Gunungkidul: Jangan Kalah Sebelum Bertanding

Penulis: Kemal Batubara  •  Senin, 20 Juli 2026 | 16:31:01 WIB
Sri Sultan Hamengku Buwono X menerima pebalap Veda Ega Pratama di Kediaman Kraton Kilen, Minggu (19/7/2026) malam.

YOGYAKARTA — Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, menekankan pentingnya mental baja bagi seorang atlet balap. Hal itu disampaikan Ngarsa Dalem saat menerima pebalap asal Gunungkidul, Veda Ega Pratama, di Kediaman Kraton Kilen, Minggu (19/7/2026) malam. Dalam pertemuan yang juga dihadiri pebalap nasional Mario Aji itu, Sultan memberikan sederet wejangan khusus.

Mental Juara Harus Dibangun dari Diri Sendiri

Sultan menegaskan bahwa motivasi untuk bertarung tidak bisa datang dari pihak luar. Menurutnya, pemerintah dan rakyat hanya bisa mendukung serta mendoakan, tetapi api juara harus menyala dari dalam diri atlet.

"Motivasi untuk fight itu ada pada dirinya sendiri, bukan kami. Kami hanya mendukung. Harapannya ya memenangkan pertandingan," tegas Sultan dalam pernyataannya.

Pesan Utama: Jangan Kalah Sebelum Bertanding

Wejangan pertama yang disampaikan Sultan adalah larangan untuk mengeluh atau pesimis sebelum pertandingan dimulai. Ia mengingatkan Veda untuk tidak pernah mengatakan sebuah tantangan terlalu sulit atau berat.

"Karena sudah pilihannya jadi pebalap, jangan mengatakan, 'Wah itu susah, itu berat, tidak bisa.' Ya wis kalah sebelum bertanding," tutur Sultan HB X.

Pesan kedua, Sultan meminta Veda untuk memiliki motivasi kuat untuk survive di setiap balapan. Bukan sekadar ikut serta, melainkan ada target untuk memenangkan setiap pertandingan yang diikuti.

Lawan Juara Dunia? Jangan Minder, Risikonya Sama

Wejangan ketiga yang menjadi perhatian adalah soal rasa percaya diri. Sultan secara khusus meminta Veda untuk tidak merasa rendah diri saat berhadapan dengan pebalap internasional, termasuk juara dunia sekalipun.

"Bertanding sama juara-juara internasional pun tidak ada masalah. Mereka juga punya kekhawatiran yang sama. Kenapa kita harus berhati kecil? Sama saja risikonya. Siapa yang akan juara juga bisa bergantian," ucap Ngarsa Dalem.

Sultan menambahkan, prinsip ini tidak hanya berlaku untuk ajang internasional. Dalam pertandingan level PON sekalipun, motivasi dan mental juara yang sama harus terus diterapkan.

Veda Ega: Dukungan Sultan Jadi Tambahan Motivasi

Sementara itu, Veda Ega Pratama mengaku sangat senang dan bangga bisa bertemu langsung dengan Sultan. Ia menilai dukungan dari Gubernur DIY menjadi energi tambahan untuk terus berprestasi di ajang balap roda dua.

"Senang dan bangga bisa diberi kesempatan malam ini bertemu dengan Bapak. Terima kasih juga untuk dukungannya selama ini," pungkas Veda.

Reporter: Kemal Batubara
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top