PLN Mulai Bangun PLTS Terapung Gajah Mungkur Rp 1,6 Triliun, Listriknya untuk Jawa-Bali

Penulis: Hendri Saputra  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 13:23:31 WIB
PLN memulai pembangunan PLTS terapung di Waduk Gajah Mungkur dengan kapasitas 134 megawatt peak dan investasi Rp 1,6 triliun.

DI YOGYAKARTA — Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyebut proyek ini akan menghasilkan sekitar 218 GWh listrik per tahun. Jumlah tersebut setara dengan 37 persen kebutuhan listrik tahunan Kabupaten Wonogiri.

Listrik Tak Hanya untuk Wonogiri

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi, menjelaskan bahwa energi yang dihasilkan PLTS ini akan disalurkan melalui jaringan 150 kilovolt menuju Gardu Induk Nguntoronadi, yang berjarak sekitar 11,7 kilometer dari lokasi proyek.

Setelah masuk ke jaringan interkoneksi Jawa-Madura-Bali, aliran listrik ini akan menjadi bagian dari sistem kelistrikan yang lebih luas. "Ketika listrik tersebut sudah masuk ke jaringan interkoneksi, maka listrik tersebut tidak khusus untuk berada di sekitaran daerah tersebut. Itu juga bisa disalurkan ke semua daerah di jaringan yang tersambung dengan interkoneksi," kata Bramantyo.

Lokasi Panel dan Dampak ke Warga

Direktur Operasi Pembangkit Gas PLN Indonesia Power, Daniel Eliawardhana, memastikan persiapan teknis proyek sedang berjalan sesuai target. "Secara target waktu sesuai yang disampaikan Gubernur tadi, kita akhir tahun 2027 ini sudah bisa beroperasi setara 134 megawatt peak," ujarnya.

Area panel surya hanya akan menempati kurang dari 5 persen dari total luas Waduk Gajah Mungkur yang mencapai sekitar 5.600 hektare. Tata letak panel dirancang dengan mempertimbangkan fluktuasi muka air waduk serta tetap menyisakan ruang bagi aktivitas masyarakat dan nelayan setempat.

Pada masa konstruksi, proyek ini diperkirakan menyerap sekitar 150 hingga 250 tenaga kerja pendukung yang direkrut dari warga lokal melalui kontraktor pelaksana.

Proyek Susulan di Kedung Ombo dan Karimunjawa

Pengembangan energi surya di Jawa Tengah tidak berhenti di Gajah Mungkur. Pemerintah juga menyiapkan proyek PLTS terapung di Waduk Kedung Ombo dengan kapasitas sekitar 100 MWac. Selain itu, ada proyek pembangkit listrik tenaga surya berkapasitas 7,4 MW yang direncanakan untuk kawasan wisata Karimunjawa.

Pembangunan PLTS Gajah Mungkur merupakan langkah konkret pemerintah dalam transisi energi, sekaligus upaya memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional. Bagi Jawa Tengah, proyek ini menjadi prioritas untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil.

Reporter: Hendri Saputra
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top