80 Ribu Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih Diresmikan, 21.400 Unit di Indonesia Tuntas Dibangun Hingga Agustus 2026

Penulis: Hendri Saputra  •  Kamis, 27 Agustus 2026 | 00:17:31 WIB
Pekerja merampungkan pembangunan gerai Koperasi Kelurahan Merah Putih di Guwosari, Pajangan, Bantul, DIY, Selasa (25/8/2026).

Pemerintah mencatat sebanyak 21.400 unit Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih telah 100 persen terbangun hingga 20 Agustus 2026. Pembangunan tersebut merupakan bagian dari total 80.000 koperasi yang kelembagaannya telah diresmikan, dengan proyek konstruksi yang masih berjalan di 13.900 unit lainnya.

BANTUL — Progres fisik pembangunan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih terus dikebut di berbagai daerah. Hingga 20 Agustus 2026, pemerintah mencatat 21.400 unit telah rampung dibangun, sementara 13.900 unit lainnya masih dalam tahap konstruksi dari total 80.000 koperasi yang kelembagaannya telah diresmikan.

Salah satu titik yang tengah diselesaikan adalah gerai Koperasi Kelurahan Merah Putih di Guwosari, Kapanewon Pajangan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada Selasa (25/8/2026), terlihat para pekerja tengah merampungkan proyek pembangunan gerai tersebut.

Target 80.000 Unit dan Percepatan Pembangunan

Program nasional ini menargetkan pembangunan koperasi hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Dengan total 80.000 unit yang sudah diresmikan kelembagaannya, pemerintah fokus menuntaskan pembangunan fisik agar koperasi bisa segera beroperasi melayani masyarakat.

Dari data yang dihimpun, angka 21.400 unit yang tuntas dibangun menunjukkan capaian signifikan di tengah upaya pemerataan akses ekonomi pedesaan. Sebanyak 13.900 unit yang masih dalam proses pengerjaan dipastikan menjadi prioritas untuk segera diselesaikan.

Ekonomi Desa dan Kelurahan Jadi Prioritas

Keberadaan Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi penggerak roda perekonomian warga. Gerai yang dibangun di Guwosari, Pajangan, Bantul ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan ekonomi dari tingkat akar rumput.

Dengan hadirnya koperasi di setiap desa dan kelurahan, warga nantinya dapat mengakses berbagai layanan keuangan dan kebutuhan pokok dengan lebih mudah. Hal ini sejalan dengan visi pemerataan pembangunan yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Reporter: Hendri Saputra
Sumber: jogja.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top