DI YOGYAKARTA — JioHotstar mulai memperluas sayapnya ke pasar internasional untuk pertama kalinya. Platform streaming yang menguasai pangsa pasar India ini menggantikan Hotstar di Inggris, Kanada, dan Singapura, dengan janji koleksi konten hiburan yang jauh lebih besar dari sebelumnya.
Peluncuran global ini mengusung lebih dari 160.000 jam tayangan yang terdiri dari film India, serial orisinal, dan reality show populer seperti "Bigg Boss". Pengguna juga bakal menemukan saluran TV langsung di bawah bendera Star Plus, Colors, Star Vijay, Asianet, Star Jalsha, dan Star Pravah.
Total konten tersedia dalam 12 bahasa, termasuk Inggris, Hindi, Gujarati, Malayalam, Kannada, dan Marathi, lengkap dengan opsi sulih suara dan terjemahan.
Yang membedakan peluncuran ini dengan versi India adalah absennya siaran olahraga. Padahal di pasar asalnya, JioHotstar menayangkan turnamen besar seperti Indian Premier League (IPL), Women's Premier League (WPL), pertandingan kriket tim nasional India, Wimbledon, hingga U.S. Open.
JioStar beralasan tidak menyertakan olahraga karena terkendala perjanjian konten yang sudah ada. Namun, perusahaan tidak menutup kemungkinan untuk menambahkannya di masa mendatang.
JioStar memastikan aplikasi Hotstar tidak akan berfungsi mulai 2 September di Inggris, Kanada, dan Singapura. Pengguna di tiga negara tersebut hanya bisa mengakses layanan lewat aplikasi JioHotstar yang tersedia di App Store, Google Play Store, dan smart TV.
Kabar baiknya, pengguna lama tidak perlu membuat akun baru. Kredensial login Hotstar yang lama tetap berfungsi saat pertama kali membuka aplikasi JioHotstar.
" Penonton Asia Selatan memiliki koneksi mendalam dengan hiburan India lintas bahasa, generasi, dan rumah tangga. Pada saat yang sama, audiens global makin mencari cerita dan budaya di luar budaya mereka sendiri. Kami melihat peluang untuk membangun untuk audiens global yang lebih luas dan kurang terlayani ini — bukan sekadar mengekspor layanan streaming India ke pasar baru," ujar Head of International Business JioStar, Amit Malhotra.
JioHotstar membanderol layanannya dengan harga yang relatif terjangkau, meski belum termasuk paket olahraga:
Nominal tersebut hampir sama dengan tarif Hotstar sebelumnya, tapi dengan koleksi yang hanya berisi hiburan. Pengguna yang ingin menonton olahraga tetap harus berlangganan layanan lain secara terpisah.
Sebagai pembanding, langganan JioHotstar di India dimulai dari ?79 (sekitar Rp 15 ribu) per bulan untuk akses satu perangkat seluler, hingga ?2.199 (sekitar Rp 415 ribu) per tahun untuk paket tertinggi. Selisih harga ini wajar mengingat pasar India memang dikenal dengan penetrasi harga streaming yang sangat agresif.
Untuk tahap awal, JioHotstar tidak meluncur di Amerika Serikat. Padahal Hotstar sebelumnya pernah beroperasi di sana sebelum ditutup pada 2021. Perusahaan menyatakan akan terus memperluas jangkauan ke pasar luar negeri lainnya seiring waktu.
Menurut data Kementerian Luar Negeri India, gabungan diaspora Asia Selatan di tiga negara peluncuran awal ini diperkirakan mencapai lebih dari 4 juta orang. Angka itu belum termasuk warga lokal non-India yang tertarik dengan konten Bollywood dan serial regional.
Bagi pengguna yang sudah terbiasa dengan ekosistem Hotstar, transisi ini tergolong mulus karena antarmuka dan akun tetap sama. Namun, jika prioritas utama Anda adalah siaran langsung olahraga, JioHotstar versi internasional jelas belum menjawab kebutuhan itu.