PLN Resmikan Kawasan Wisata Karampuana di Donggala, Lengkapi Jembatan hingga 10 Gazebo

Penulis: Galih Prayoga  •  Selasa, 08 September 2026 | 13:53:01 WIB
PLN meresmikan Kawasan Wisata Karampuana di Desa Towale, Donggala, dengan membangun jembatan penghubung sepanjang 150 meter dan sepuluh unit gazebo.

DI YOGYAKARTA — PLN tidak hanya membangun infrastruktur kelistrikan di wilayah timur Indonesia. Melalui Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), perusahaan energi milik negara ini meresmikan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa pengembangan destinasi wisata di Desa Towale, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala.

Peresmian yang digelar awal pekan ini menjadi penanda rampungnya sejumlah fasilitas penunjang pariwisata di kawasan tersebut. PLN membangun jembatan penghubung sepanjang 150 meter, sepuluh unit gazebo kayu, toilet dan shower outdoor, aula pertemuan, gapura kawasan, serta set meja-kursi dan payung untuk kenyamanan pengunjung.

General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan program berbasis Community Involvement and Development (CID) ini dirancang bukan untuk sekadar membangun fisik. Sasaran utamanya adalah menciptakan ekosistem ekonomi mandiri yang berdampak jangka panjang bagi warga setempat.

"Kawasan Wisata Karampuana kami harapkan menjadi pendorong ekonomi baru bagi warga Desa Towale. Pembangunan fasilitas ini dirancang untuk menciptakan multiplier effect mulai dari peningkatan kunjungan wisatawan, terbukanya lapangan kerja, hingga menjadi sarana promosi produk unggulan daerah, khususnya perajin kain tenun khas Donggala," ujar Usman dalam keterangan resminya.

Mengapa Warga Desa Terlibat Langsung?

PLN menyadari keberlanjutan destinasi wisata tidak cukup hanya dengan infrastruktur. Karena itu, perseroan mendorong partisipasi aktif kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam tata kelola kawasan sehari-hari.

Ruang khusus juga disiapkan bagi UMKM lokal untuk memasarkan produk kerajinan dan kuliner. Dengan begitu, wisatawan yang datang tidak hanya menikmati panorama alam Karampuana, tetapi juga mengenal warisan budaya Donggala yang selama ini menjadi identitas daerah.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Donggala, Muhammad, S.STP., M.Si., yang mewakili Bupati Donggala, mengapresiasi kontribusi PLN. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi modal penting dalam mengawinkan sektor pariwisata dengan penguatan ekonomi kreatif masyarakat desa.

Apa Langkah Selanjutnya?

Kepala Desa Towale, Subhan Thahir, menyampaikan terima kasih atas perhatian PLN. Ia menegaskan seluruh elemen masyarakat—mulai dari BUMDes Gerbang Mas, Pokdarwis, lembaga adat, hingga tokoh masyarakat—berkomitmen mengelola dan menjaga kelestarian aset yang telah dibangun.

Peresmian tersebut turut dihadiri perwakilan Universitas Tadulako, Camat Banawa Tengah, Inspektorat Kabupaten Donggala, serta jajaran tokoh masyarakat. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menjadikan Kawasan Wisata Karampuana sebagai destinasi unggulan yang mandiri dan berwawasan lingkungan di Sulawesi Tengah.

Bagi PLN, program TJSL ini sejalan dengan target pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Inisiatif serupa sebelumnya juga telah dijalankan di sejumlah daerah lain sebagai bagian dari komitmen perseroan mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

Reporter: Galih Prayoga
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top