DI YOGYAKARTA — iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max kini resmi dijual dengan harga mulai USD 1.199 dan USD 1.299, naik USD 100 dari generasi sebelumnya. Operator besar Amerika seperti T-Mobile, Verizon, dan AT&T menawarkan potongan hingga USD 1.200 lewat skema trade-in dan pembukaan jalur baru. Namun, sebagian besar promo "gratis" itu menuntut komitmen paket data premium jangka panjang.
Apple resmi mengakhiri masa pre-order iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Keduanya kini tersedia di rak ritel maupun operator. Harga labelnya naik: iPhone 18 Pro 6,3 inci dibanderol USD 1.199, sedangkan iPhone 18 Pro Max 6,9 inci dipatok USD 1.299. Kenaikan USD 100 dibanding pendahulunya membuat skema tukar tambah dan diskon operator jadi penentu apakah pembelian ini masuk akal.
Berikut rangkuman penawaran yang saat ini berjalan di sejumlah operator dan peritel Amerika, sekaligus catatan soal syarat yang menyertainya.
Dua model ini berbagi fondasi teknis yang sama. iPhone 18 Pro mengusung layar OLED 6,3 inci resolusi 2622 x 1206 dengan refresh rate 120Hz. Versi Pro Max membesar ke 6,9 inci dengan resolusi 2868 x 1320, tetap 120Hz OLED.
Dapur pacunya adalah chipset A20 Pro dengan penyimpanan dasar 256GB. Konfigurasi kamera belakang identik di kedua model: sensor utama 48MP, ultrawide 48MP, dan telefoto 48MP dengan zoom optik 4x. Kamera depannya 18MP.
T-Mobile menawarkan iPhone 18 Pro secara gratis bagi pelanggan yang pindah sambil membawa nomor lama, atau yang menukar tambah ponsel layak. Syaratnya, keduanya harus mengaktifkan paket Experience Beyond.
Untuk iPhone 18 Pro Max, T-Mobile memotong hingga USD 1.200 dengan skema tukar tambah perangkat lama plus paket data unlimited yang memenuhi syarat.
Verizon memotong hingga USD 1.200 untuk kedua model, dengan syarat membuka jalur baru, menukar tambah ponsel lama, dan mengaktifkan paket data unlimited yang sesuai. Khusus pembelian iPhone 18 Pro Max, pelanggan juga mendapat akses NFL Sunday Ticket dari YouTube secara gratis melalui akun mereka.
AT&T menyediakan potongan serupa hingga USD 1.200 untuk pelanggan baru maupun lama, dengan syarat menukar tambah iPhone dalam kondisi apa pun. Pelanggan baru bisa mendapat tambahan hingga USD 800 untuk melunasi perangkat yang masih terikat kontrak.
Xfinity Mobile menggratiskan iPhone 18 Pro bagi pelanggan Mobile Plus yang menukar tambah perangkat dan membuka jalur baru. Pelanggan baru wajib mengaktifkan jalur dalam 30 hari setelah pembelian, sementara pelanggan lama bisa meng-upgrade salah satu jalur yang ada.
Visible menempuh jalur berbeda: beli iPhone baru apa pun dengan paket Visible+ Pro, lalu dapatkan pengembalian USD 480 melalui kredit bulanan selama 24 bulan. Paket Visible+ Pro sendiri berharga USD 45 per bulan dan mencakup data premium unlimited di jaringan 5G Ultra Wideband Verizon, layanan data untuk smartwatch, serta streaming video hingga 4K UHD.
Total Wireless memotong hingga USD 600 untuk kedua model. Bentuknya kredit tagihan USD 25 per bulan selama 24 bulan, dengan syarat pelanggan bertahan di paket All Access.
Walmart menjual iPhone 18 Pro mulai USD 31 per bulan dan Pro Max mulai USD 34 per bulan untuk pelanggan AT&T, Verizon, atau T-Mobile. Semua warna dan kapasitas tersedia, meski beberapa model mulai kosong.
StraightTalk memotong hingga USD 480 untuk kedua model lewat kredit USD 20 per bulan selama 24 bulan, dengan syarat mengaktifkan paket Gold Unlimited atau lebih tinggi.
Apple Store mengambil jalur tukar tambah langsung. Kredit maksimalnya USD 885 untuk ponsel lama. Sebagai gambaran, iPhone 15 dihargai hingga USD 305, sedangkan iPhone 13 Pro hingga USD 255.
Mint Mobile tidak menyasar langsung pembelian iPhone, melainkan paket datanya. Untuk waktu terbatas, mereka memotong USD 15 dari paket 3 bulan apa pun. Setelah diskon, paket Unlimited 3 bulan jadi USD 15 per bulan dengan pembayaran awal USD 45.
Di sisi aksesori, Amazon menjual perlengkapan iPhone mulai USD 14, mencakup casing, kabel, charger, hingga AirPods.
Pembeli yang sudah berencana pindah operator atau memang butuh paket data unlimited bisa mendapat nilai terbaik dari T-Mobile, Verizon, atau AT&T — terutama jika punya ponsel lama yang layak ditukar tambah. Pengguna yang tidak mau terikat kontrak 24 bulan sebaiknya menghitung ulang: potongan USD 480 dari Visible atau StraightTalk baru terasa penuh setelah dua tahun.
Untuk pasar Indonesia, skema semacam ini belum tentu relevan karena pola penjualan iPhone di sini lebih banyak lewat ritel dan distributor resmi, bukan bundling operator. Pembeli lokal sebaiknya menunggu harga resmi iBox atau distributor resmi sebelum memutuskan, karena harga USD 1.199 dan USD 1.299 belum termasuk pajak dan bea masuk bila dibeli dari luar negeri.