Pembalap Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa akan memulai balapan Kejuaraan Dunia Moto3 Junior FIM 2026 di Sirkuit Motorland Aragon, Alcaniz, Spanyol, dari urutan kelima setelah mencatat waktu tercepat satu menit 57,706 detik pada kualifikasi Q2. Balapan digelar dua kali pada Minggu (27/9), masing-masing 13 lap, pukul 16.00 WIB dan 19.00 WIB. Remaja asal Sleman, DI Yogyakarta, itu menargetkan posisi tiga besar klasemen akhir demi membuka jalan tampil di Moto3 musim depan.
SLEMAN — Pembalap yang memperkuat Honda Asia-Dream Racing Junior Team itu tertinggal 0,546 detik dari rekan setimnya, Kiattisak Singhapong, yang mengunci pole position dengan catatan satu menit 57,160 detik. Fernando Bujosa dari AC Racing Team menempati posisi kedua, disusul Carlos Cano (CFMOTO Aspar Junior Team) di urutan ketiga dan Guillem Planques (Momoven Racing) di posisi keempat.
Posisi start kelima dinilai membuka peluang Kiandra untuk bersaing di barisan depan. Balapan Aragon menjadi krusial karena digelar dua kali dalam satu hari, sehingga pembalap punya dua kesempatan mengumpulkan poin maksimal.
Pembalap berusia 16 tahun itu kini berada di peringkat kelima klasemen sementara dengan koleksi 80 poin. Satu kemenangan sudah ia torehkan di Sirkuit Estoril, Portugal.
Kiandra berselisih 21 poin dari Giulio Pugliese di peringkat ketiga dan Travis Borg di peringkat keempat yang sama-sama mengantongi 101 poin. Puncak klasemen masih dikuasai Carlos Cano dengan 144 poin, diikuti Yaroslav Karpushin di posisi kedua dengan 109 poin.
Kiandra Ramadhipa memburu posisi tiga besar klasemen akhir agar dapat tampil di Moto3 2027 meski usianya belum genap 18 tahun. Remaja yang akan berulang tahun ke-17 pada 4 Desember 2026 itu memenuhi syarat memperkuat satu tim di Moto3 musim depan bila target tersebut tercapai.
Empat balapan tersisa masih menyisakan ruang perbaikan posisi. Dua balapan berlangsung di Sirkuit Motorland Aragon, Alcaniz, Spanyol, pada 25-27 September, lalu dua balapan berikutnya di Sirkuit Misano, Rimini, Italia, pada 16-18 Oktober.
Dua balapan di Aragon menjadi peluang Kiandra memangkas jarak dari Pugliese dan Borg sebelum kompetisi bergeser ke Misano pada Oktober.