SLEMAN — Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra menegaskan pertandingan melawan PSM Makassar pada Minggu, 11 Oktober mendatang bukan sekadar laga biasa. Menurutnya, duel itu menjadi momen untuk mengukur hasil kerja yang dilakukan pemain, staf, dan manajemen Super Elang Jawa selama ini.
Jeda kompetisi selama tiga minggu dimanfaatkan tim untuk mematangkan persiapan menghadapi PSM. Huistra menyebut periode tersebut dipakai untuk membenahi berbagai aspek permainan sebelum kembali berlaga.
Huistra memandang pertandingan tersebut sebagai ajang pembuktian proses perbaikan tim. Evaluasi yang dijalankan selama jeda kompetisi akan terlihat hasilnya saat menghadapi PSM nanti.
PSS Sleman memakai masa jeda tiga minggu untuk mematangkan persiapan menyambut laga tersebut. Seluruh elemen tim, mulai pemain, staf pelatih, hingga manajemen, terlibat dalam proses pembenahan.
Waktu tiga minggu tanpa pertandingan memberi ruang bagi PSS Sleman untuk memperbaiki performa. Huistra menekankan persiapan dilakukan secara menyeluruh bersama tim.
Laga melawan PSM Makassar dijadwalkan berlangsung Minggu, 11 Oktober mendatang. Pertandingan itu menjadi penanda seberapa jauh perkembangan yang dicapai Super Elang Jawa setelah jeda kompetisi.