YOGYAKARTA — General Manager Harper Malioboro Yogyakarta, Wawan Eja Sukmawan, menyatakan pelatihan evakuasi digelar untuk memastikan seluruh staf punya pemahaman seragam soal tindakan saat kondisi darurat. Kegiatan bertajuk Evakuasi Satgas Bencana ini diikuti seluruh staf hotel dan berlangsung bersama BPBD Kota Yogyakarta.
Fokus pelatihan adalah penanganan dan evakuasi saat gempa bumi. Staf menerima pembekalan soal langkah yang perlu diambil ketika gempa terjadi, prosedur evakuasi, serta pentingnya koordinasi selama situasi darurat berlangsung.
Hotel dinilai punya risiko tersendiri karena menjadi tempat berkumpulnya tamu, wisatawan, dan karyawan dalam satu area. Kondisi itu membuat kesiapan menghadapi darurat bukan sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan operasional harian.
Pelatihan juga memberi ruang bagi setiap staf untuk memahami perannya masing-masing. Tujuannya agar proses evakuasi berjalan tertib dan aman ketika situasi darurat benar-benar terjadi.
“Pelatihan seperti ini penting untuk memastikan seluruh staf memiliki pemahaman yang sama mengenai apa yang harus dilakukan ketika terjadi kondisi darurat, khususnya gempa bumi. Kami ingin seluruh tim Harper Malioboro Yogyakarta tidak hanya mengetahui prosedurnya, tetapi juga siap untuk menjalankannya dengan tenang, terkoordinasi, dan bertanggung jawab,” kata Wawan Eja Sukmawan.
Kesiapsiagaan gempa di Yogyakarta punya dasar kuat. Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki sejumlah sumber gempa aktif, termasuk Sesar Opak. Selain itu, ada zona megathrust di selatan Jawa yang menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi gempa dan tsunami.
BPBD Kota Yogyakarta bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah melakukan sosialisasi mitigasi gempa bumi dan megathrust di Yogyakarta. Sosialisasi itu menyasar pemahaman masyarakat soal sumber gempa dan langkah mitigasi yang perlu disiapkan.
Harper Malioboro Yogyakarta berharap kesiapsiagaan bencana menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari. Pengetahuan soal prosedur evakuasi diharapkan membantu staf mengambil tindakan tepat saat menghadapi kondisi darurat.
Pelatihan bersama BPBD Kota Yogyakarta juga menjadi bagian dari komitmen hotel dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya pada aspek keselamatan, keamanan, dan kesiapan menghadapi keadaan darurat.