Pertamina Trans Kontinental Evakuasi 17 Kru MV Khatulistiwa 8 di Tuban

Penulis: Hendri Saputra  •  Jumat, 09 Oktober 2026 | 08:52:31 WIB
Dua kapal tugboat PT Pertamina Trans Kontinental dikerahkan untuk mengevakuasi 17 kru MV Khatulistiwa 8 di perairan Tuban.

DI YOGYAKARTA — PT Pertamina Trans Kontinental mengerahkan dua kapal tugboat untuk mengevakuasi 17 kru MV Khatulistiwa 8 yang mengalami kondisi darurat di perairan Tuban, Jawa Timur, Rabu malam (7/10/2026). Evakuasi melibatkan TB Amazon Harbour dan TB Multi Progress yang dikerahkan dari titik terdekat dengan lokasi kejadian.

Paragraf pembuka: Dua armada milik PT Pertamina Trans Kontinental (PTK), yakni TB Amazon Harbour dan TB Multi Progress, bergerak setelah sinyal distress dari MV Khatulistiwa 8 diterima. PTK langsung berkoordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) guna menentukan langkah penanganan. Koordinasi lintas institusi itu menjadi kunci agar evakuasi berjalan sesuai prosedur keselamatan pelayaran.

Kronologi Pengerahan Armada

TB Amazon Harbour awalnya bersiaga di perairan Tuban. Saat arahan otoritas turun, kapal itu dikirim dari Single Point Mooring (SPM) TPPI karena posisinya paling dekat dengan lokasi kejadian. Kapal tersebut membawa 10 kru di bawah komando Nakhoda Safari Moningka.

TB Multi Progress menyusul dengan 9 kru di bawah komando Nakhoda Ichtiar. Kehadiran kapal kedua memperkuat penanganan di lokasi. Setibanya di titik kejadian, TB Amazon Harbour menemukan MV Khatulistiwa 8 dan langsung menjalankan proses evakuasi.

Sebanyak 17 kru berhasil dinaikkan ke atas TB Amazon Harbour. Mereka kemudian diserahterimakan kepada pihak Semen Indonesia dan KSOP melalui Dermaga Semen Indonesia Tuban untuk penanganan lebih lanjut.

Satu Kru Masih Dicari

Chief Officer MV Khatulistiwa 8 belum ditemukan. Proses pencarian dan penanganan terhadap satu orang tersebut masih berlangsung di bawah kewenangan pihak berwenang. PTK belum merinci kondisi terkini kru yang masih dalam pencarian.

Direktur Operasi PTK, Yudi Wibisono, menegaskan bahwa respons cepat menjadi bagian dari prosedur operasional perusahaan. "Begitu menerima informasi distress, kami segera berkoordinasi dengan pihak terkait dan mengerahkan armada terdekat untuk memberikan bantuan. Langkah ini kami lakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh pihak serta memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur," ujar Yudi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (8/10/2026).

Yudi juga menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan evakuasi 17 kru. "Kami bersyukur 17 kru dapat dievakuasi dan berada dalam penanganan yang lebih aman. Kami mengapresiasi kesiapsiagaan dan kerja sama seluruh kru serta pihak terkait yang bersama-sama memastikan evakuasi dapat berlangsung dengan aman dan lancar. Bagi PTK, keselamatan jiwa selalu menjadi prioritas dalam setiap kegiatan operasional di laut," katanya.

Siapa yang Terlibat di Lapangan

Evakuasi ini melibatkan sejumlah pihak dengan peran berbeda. PTK menyediakan armada dan kru kapal, KSOP mengarahkan jalur penanganan, sementara TPPI menjadi titik asal pengerahan TB Amazon Harbour. Semen Indonesia menyediakan dermaga sebagai lokasi serah terima kru yang dievakuasi.

MV Khatulistiwa 8 sendiri merupakan kapal yang terlibat dalam operasi di perairan Tuban. Hingga keterangan resmi dikeluarkan, belum ada penjelasan rinci soal penyebab kondisi darurat yang dialami kapal tersebut.

Penutup: Kesiapsiagaan armada PTK di perairan Tuban menjadi faktor penentu dalam evakuasi 17 kru dalam waktu singkat. Peristiwa ini sekaligus menunjukkan pentingnya koordinasi antara operator pelayaran, otoritas pelabuhan, dan perusahaan kawasan industri dalam penanganan keadaan darurat di laut.

Reporter: Hendri Saputra
Sumber: finance.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top