BNI Jual Agunan Rp 510,77 Miliar Lewat Gelegar Lelang 2026

Penulis: Galih Prayoga  •  Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:25:01 WIB
BNI mencatat penjualan agunan senilai Rp 510,77 miliar melalui Gelegar Lelang BNI 2026.

DI YOGYAKARTA — BNI mencatat penjualan agunan senilai Rp 510,77 miliar melalui program Gelegar Lelang BNI 2026 yang berlangsung 15 Juni hingga 15 September 2026. Capaian ini menjadi bagian dari upaya perseroan mempercepat penyelesaian kredit bermasalah dan mengoptimalkan pemulihan aset.

Paragraf pembuka: Angka tersebut diumumkan dalam kegiatan Awarding Gelegar Lelang BNI 2026 di Pendopo KPKNL Jakarta pada Selasa (13/10/2026), yang menutup rangkaian program. Sepanjang periode, BNI menggandeng 49 Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di berbagai wilayah Indonesia untuk menjalankan 1.603 lelang dengan total nilai limit Rp 6,72 triliun.

Sinergi dengan DJKN dan KPKNL

Kegiatan awarding mengusung tema "Apresiasi, Kolaborasi, dan Akselerasi Recovery" dan dihadiri Direktur Lelang Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan Syukriah HG beserta jajaran. Kehadiran DJKN menegaskan posisi KPKNL sebagai mitra utama BNI dalam memasarkan aset agunan ke masyarakat luas.

SEVP Remedial & Recovery BNI Saridatun menyampaikan apresiasi kepada DJKN dan seluruh KPKNL atas dukungan dalam pelaksanaan program. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung optimalisasi recovery BNI.

"BNI mengapresiasi dukungan DJKN dan seluruh KPKNL dalam pelaksanaan Gelegar Lelang BNI 2026. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut dan semakin kuat untuk mendukung optimalisasi recovery BNI," ujar Saridatun.

Lelang Serentak di 12 KPKNL

Salah satu agenda utama Gelegar Lelang BNI 2026 adalah lelang serentak pada 21 Agustus 2026 di 12 KPKNL. Kegiatan tersebut turut ditayangkan secara hybrid dalam rangkaian wondrX 2026 di ICE BSD.

Dari 60 lot aset yang ditawarkan dalam lelang serentak tersebut, sebanyak 24 lot berhasil terjual dengan nilai Rp 24,2 miliar. Angka ini menunjukkan minat pasar terhadap aset agunan yang dilelang BNI cukup tinggi, terutama saat dipasarkan lewat kanal yang menjangkau publik lebih luas.

Booth BNI Lelang Agunan di wondrX 2026

Untuk memperluas akses informasi kepada masyarakat, BNI menghadirkan booth BNI Lelang Agunan di wondrX 2026. Pengunjung booth dapat memperoleh informasi mengenai aset yang dilelang, mengenal situs lelang agunan BNI, serta berkonsultasi mengenai mekanisme lelang.

Rangkaian program juga mencakup Kick Off di Grha BNI pada 4 Agustus 2026. Momentum itu dimanfaatkan BNI bersama DJKN dan KPKNL untuk memperkuat koordinasi sekaligus memperluas pemasaran agunan dan akses informasi lelang kepada masyarakat.

Perkuat Fundamental Bisnis

Melalui Gelegar Lelang BNI 2026, BNI memperkuat upaya penyelesaian kredit bermasalah dan pengelolaan aset lewat mekanisme lelang yang didukung sinergi dengan DJKN serta KPKNL. Sebagai BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia, BNI terus memperkuat fundamental bisnis melalui pengelolaan aset yang disiplin, peningkatan kualitas portofolio, serta optimalisasi proses recovery.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan bisnis dan memperkuat daya saing perseroan di tengah tekanan industri perbankan. Ke depan, BNI akan terus meningkatkan efektivitas pengelolaan dan pemasaran agunan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas aset sekaligus memperkuat kinerja perseroan.

Penutup: Bagi masyarakat, program ini membuka peluang membeli aset—dari properti hingga kendaraan—dengan harga hasil lelang yang kerap lebih rendah dari pasar. Bagi BNI, capaian Rp 510,77 miliar menegaskan bahwa jalur lelang masih menjadi salah satu instrumen andalan dalam menjaga kualitas portofolio kredit.

Reporter: Galih Prayoga
Sumber: ekonomi.republika.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top