DI YOGYAKARTA — Kabar ini pertama kali diungkap oleh Automotive News, yang menyebut keputusan peluncuran pikap anyar Mitsubishi di AS sudah hampir pasti. Model ini akan dibangun di pabrik Nissan di AS, memanfaatkan sasis dan arsitektur Nissan Frontier yang sudah mapan. Belum diketahui apakah pikap ini akan menggunakan nama Raider—nama yang pernah dipakai Mitsubishi di beberapa pasar—atau identitas baru.
Mengapa Mitsubishi Tidak Pakai Triton Langsung?
Hambatan terbesar adalah chicken tax, bea masuk 25 persen yang dikenakan AS pada truk ringan impor. Aturan ini membuat Mitsubishi tidak bisa begitu saja mengekspor Triton buatan Thailand ke AS. Solusinya: menggandeng pabrikan yang sudah punya fasilitas produksi di Negeri Paman Sam. Nissan jadi pilihan logis, mengingat keduanya sudah lama menjalin aliansi teknis.
Nissan Frontier sendiri dijadwalkan mendapat penyegaran pada 2028. Artinya, pikap Mitsubishi kemungkinan baru meluncur mendekati tahun tersebut. "Ini bukan kabar buruk. Pikap mid-size murah tetap punya pasar, apalagi harga segmen ini terus meroket," tulis laporan tersebut.
Pajero Kembali, Tapi Nasib ke AS Masih Abu-Abu
Kabar lain yang tak kalah menarik: Mitsubishi menghidupkan kembali Pajero. SUV body-on-frame ini akan dibangun di Thailand dan ditargetkan untuk pasar global—kecuali AS, setidaknya untuk saat ini. CEO Mitsubishi Motors Takao Kato memberi jawaban diplomatis saat ditanya soal peluang Pajero masuk AS: "Kami sedang mempertimbangkan berbagai kemungkinan, belum ada yang diputuskan."
Namun, Automotive News menemukan bahwa materi presentasi Pajero terbaru menyebut nama Montero—nama yang digunakan Mitsubishi untuk Pajero di pasar AS dan Amerika Latin. Ini sinyal kuat bahwa opsi ekspor ke AS masih terbuka lebar. Jika terealisasi, Pajero baru kemungkinan akan berbagi platform dengan Triton, dan secara teknis bisa "disulap" menjadi SUV dengan memasang atap di bak pikap—sebuah celah regulasi yang sudah dikenal di industri otomotif AS.
Dampak untuk Pasar Global, Termasuk Indonesia?
Keputusan Mitsubishi ini menarik dicermati dari sisi strategi global. Untuk Indonesia, Triton tetap dijual langsung dari Thailand tanpa kendala bea masuk seperti di AS. Namun, kembalinya Pajero ke panggung dunia—terutama jika versi terbaru ini benar-benar meluncur—bisa menjadi angin segar bagi penggemar SUV tangguh di Tanah Air. Sayangnya, belum ada kepastian kapan atau apakah Pajero baru akan sampai ke Indonesia.
Yang jelas, Mitsubishi tengah merombak lini produknya di AS. Setelah sekian lama hanya mengandalkan model-model yang dianggap "murah tapi seadanya", kehadiran pikap anyar dan potensi kembalinya Pajero bisa mengubah posisi Mitsubishi di sana. Tapi, semua masih tergantung keputusan final—dan waktu. Paling cepat, kita baru akan melihat hasilnya dalam beberapa tahun ke depan.