Pencarian

Disperindag Sleman Optimalkan Rumah Kreatif sebagai Pusat Edukasi Digital untuk IKM dan UMKM, Siapkan Pelaku Usaha Hadapi Pasar Modern

Rabu, 29 Juli 2026 • 09:17:01 WIB
Disperindag Sleman Optimalkan Rumah Kreatif sebagai Pusat Edukasi Digital untuk IKM dan UMKM, Siapkan Pelaku Usaha Hadapi Pasar Modern
Rumah Kreatif Sleman difungsikan sebagai pusat edukasi digital bagi pelaku IKM dan UMKM.

SLEMAN — Disperindag Sleman tidak lagi memandang Rumah Kreatif Sleman sekadar ruang fisik. Kepala Disperindag Sleman Dwi Wulandari, Selasa, menegaskan bahwa tempat itu berfungsi sebagai wadah komprehensif yang menjembatani kebutuhan pelaku IKM dan UMKM dari hulu hingga hilir.

"Rumah Kreatif Sleman di bawah Disperindag Kabupaten Sleman berfungsi sebagai katalisator pertumbuhan IKM dan UMKM, tidak hanya sebagai ruang fisik tetapi sebagai pusat edukasi digital bagi pelaku usaha," kata Dwi.

Fasilitas Inkubasi dan Kolaborasi untuk Pelaku Kreatif

Dalam pengembangan industri kreatif, Disperindag menyediakan ruang konsultasi di kantor dinas serta coworking space di Grha Kriya Dekranasda Sleman. Fasilitas ini diperuntukkan bagi pelaku usaha di sektor kriya, fesyen, desain, hingga kuliner.

Pendampingan dari hulu ke hilir dilakukan secara rutin. Mulai dari kurasi produk, pelatihan peningkatan mutu, konsultasi desain kemasan, hingga fasilitasi legalitas seperti Hak Kekayaan Intelektual (HKI), PIRT, dan sertifikasi halal. Proses ini dibimbing langsung oleh Penyuluh Perindag dan Konsultan Expert Rumah Kreatif Sleman (RKS).

Edukasi Digital: Marketplace hingga Fotografi Produk

Untuk menjawab tantangan pasar modern, Disperindag Sleman menggencarkan edukasi dan fasilitasi perdagangan digital. Namun, Dwi mengakui adopsi teknologi di kalangan pelaku usaha senior masih memerlukan pendampingan intensif.

Program edukasi digital mencakup bimbingan optimalisasi marketplace, manajemen media sosial bisnis, serta pelatihan fotografi produk agar tampil kompetitif secara visual. Pelatihan ini juga mencakup pembaruan desain kemasan untuk promosi.

Buka Akses ke Ekosistem Pemerintah dan Transaksi Nontunai

Tidak hanya itu, pelaku IKM dan UMKM difasilitasi untuk masuk ke dalam ekosistem pengadaan pemerintah melalui e-Katalog Lokal dan platform Bela Pengadaan. Langkah ini membuka peluang pasar institusional yang lebih stabil bagi mereka.

Pendampingan juga mencakup adopsi digitalisasi transaksi nontunai. Tujuannya mempermudah transaksi sekaligus mewujudkan pencatatan keuangan yang lebih modern bagi pelaku usaha kecil.

"Melalui berbagai program terpadu tersebut, Rumah Kreatif Sleman dihadirkan bukan sekadar tempat konsultasi biasa, melainkan pusat pembinaan dengan sistem coaching yang andal untuk menyiapkan IKM dan UMKM Sleman siap menghadapi persaingan ekonomi digital secara berkelanjutan," pungkas Dwi.

Bagikan
Sumber: jogja.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks